Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Efek Samping Kafein dan Cara Mengatasinya

Rabu 26 Feb 2020 05:03 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Nora Azizah

Apabila dikonsumsi terlalu banyak, kafein bisa memberikan efek samping (Foto: ilustrasi kopi)

Apabila dikonsumsi terlalu banyak, kafein bisa memberikan efek samping (Foto: ilustrasi kopi)

Foto: Piqsels
Apabila dikonsumsi terlalu banyak, kafein bisa memberikan efek samping.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagian besar orang setuju bahwa kopi adalah minuman yang paling banyak dikonsumsi. Seperti diketahui, kopi mengandung kafein, yang memang menawarkan beragam manfaat kesehatan.

Namun apabila dikonsumsi terlalu banyak bisa memberikan efek samping. Itu sebabnya perlu penyesuaian porsi yang tepat untuk mengonsumsi kafein dalam rutinitas setiap hari.

Penting juga diketahui bahwa efek samping dari kelebihan kafein tidak baik bagi kesehatan. Berikut beberapa dampak serta cara mengatasi efek samping dari kafein, dikutip dari laman Askmen, Rabu (26/2).

Merasa gelisah
Kafein adalah stimulan saraf pusat dan secara langsung menargetkan sistem pemrosesan inti dalam tubuh. Kafein memblokir reseptor adenosin dan pada saat yang sama meningkatkan adrenalin, glutamat, dan dopamin. Konsumsi kopi meningkatkan tingkat tekanan darah.

Ketika sistem saraf mendapat terlalu banyak kafein, orang mulai merasa gelisah dengan perubahan suasana hati dan lekas marah. Cara mengatasinya, coba ganti secangkir kopi dengan secangkir teh untuk memperlambat konsumsi kafein. Anda dapat mencoba teh herbal atau teh tanpa kafein, yang merupakan alternatif yang sehat.

photo
(Foto: ilustrasi kopi dengan toping es krim)
Sering ke kamar kecil
Kopi bersifat diuretik, artinya orang harus sering buang air kecil. Namun, ini mungkin lebih buruk dalam hal minuman energi karena mengandung lebih banyak kafein daripada kopi. Dosis tambahan kafein dapat memengaruhi kesehatan usus. Kandungan asam dalam kopi dan minuman energi berbasis jeruk dapat memicu sering ke kamar mandi.

Cara mengatasinya, bisa dengan mengganti kopi biasa dengan minuman lainuntuk mengurangi asupan asam. Ini akan memperlambat pergerakan cairan melalui perut.

Baca Juga

Kesulitan tidur
Tahukah bahwa penarikan kafein dapat mengganggu siklus tidur? Ini dapat memengaruhi ritme sirkadian tubuh dan membua  selalu merasa tertidur. Kadang-kadang, jika tidak mendapatkan kafein bahkan dapat menyebabkan gejala seperti flu.

Cara mengatasinya, jangan minum kopi setelah pukul empat sore. Ini akan membantu  tertidur pada waktu yang teratur.

Tidak fokus di siang hari
Menjadi tidak fokus bahkan mengalami kecelakaan terjatuh, misalnya karena tidak mendapat secangkir kopi, maka utu bisa berarti bahwa tubuh sangat bergantung pada kafein. Orang yang mengalami serangan jantung atau tekanan darah tinggi seharusnya minum kurang dari empat cangkir kopi per hari.

Cara mengatasinya, lakukan diet seimbang sepanjang hari, ini akan membantu tetap waspada dan fokus. Minumlah kurang dari empat cangkir kopi dan minum lebih banyak air agar tetap terhidrasi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA