Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Metode 4-7-8, Teknik Pernapasan untuk Pulas dalam Semenit

Senin 24 Feb 2020 02:10 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Reiny Dwinanda

Insomnia. Teknik pernapasan sederhana dengan metode 4-7-8 bantu orang pulas dalam semenit.

Insomnia. Teknik pernapasan sederhana dengan metode 4-7-8 bantu orang pulas dalam semenit.

Foto: flickr
Teknik pernapasan sederhana dengan metode 4-7-8 bantu orang pulas dalam semenit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tidur nyenyak menjadi sebuah impian bagi seseorang yang malamnya dilewati dengan rasa kesulitan untuk tidur. Padahal, tubuh yang sangat lelah sangat membutuhkan tidur yang nyenyak serta berkualitas. Lantas bagaimana solusi bagi orang-orang yang sulit tidur nyenyak?

Dilansir laman The Sun, Ahad (23/2), ada sebuah teknik pernapasan sederhana yang dapat membuat kita tidur hanya dalam satu menit. Ini adalah termasuk metode hitungan, namun tentu bukan menghitung domba.

Metode 4-7-8 populer di kalangan penderita insomnia. Mereka yang telah mencobanya dan menyukainya, mengklaim metode itu bekerja dalam waktu kurang dari satu menit. Hal yang perlu dilakukan hanyalah membuat perubahan pada pernapasan.

Caranya adalah tarik napas melalui hidung selama empat hitungan. Lalu tahan napas selama tujuh detik dan ambil delapan detik lagi untuk mengeluarkan napas perlahan dari mulut. Ulangi cara itu sampai kita memasuki alam mimpi dan terlelap.

Menurut dokter spesialis kedokteran integratif di Universitas Arizona, dr Andrew Weil, latihan pernapasan ini berasal dari para yogi India. Mereka menggunakan teknik pernapasan ini sebagai bagian dari latihan meditasi.

"Ini satu-satunya metode terbaik yang saya temukan untuk berurusan dengan tidur kembali jika Anda bangun di tengah malam," katanya.

Latihan pernapasan ini, menuurt Weil, digunakan untuk membantu para yogi memasuki keadaan relaksasi dan di dunia nyata. Metode ini dapat membantu pikiran yang terlalu stres untuk tenang.

Dengan secara hati-hati mengerem pernapasan, kita memaksa detak jantung melambat. Hingga pada gilirannya berdampak pada seluruh tubuh.

Baca Juga

"Teorinya adalah bahwa dengan memaksakan ritme tertentu pada napas dengan sistem somatik Anda, secara bertahap ini diinduksi ke dalam sistem saraf kontrol sadar," kata Weil.

Hal itu pun datang seiring waktu. Keteraturan melakukan metode ini disarankan oleh Weil selama periode minggu, bulan, tahun untuk menghasilkan perubahan diinginkan.  Oleh sebab itu, jika Anda ingin tidur nyenyak, cobalah untuk memperlambat napas untuk menenangkan pikiran.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA