Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Sudah Kedaluwarsa, Haruskah Perlengkapan Mandi Dibuang?

Ahad 23 Feb 2020 13:21 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda

Produk perlengkapan mandi, seperti sabun dan sampo, sebaiknya tak digunakan setelah lewat tanggal kedaluwarsa.

Produk perlengkapan mandi, seperti sabun dan sampo, sebaiknya tak digunakan setelah lewat tanggal kedaluwarsa.

Foto: flickr
Apakah perlengkapan mandi harus dibuang ketika sudah kedaluwarsa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketika obat sudah kedaluwarsa, tentu harus dibuang dan tidak boleh dikonsumsi lagi. Tetapi bagaimana dengan perlengkapan mandi seperti sampo atau pelembap? Apakah masih bisa digunakan, jika tanggal kedaluwarsa pada kemasan sudah lewat?

Spesialis senior dalam Kimia & Keamanan Pangan di Sekolah Ilmu Kimia & Hayati Nanyan Polytechnic Dr Gan Heng Hui mengatakan, tanggal kedaluwarsa hanya berlaku untuk produk yang belum dibuka. Tetapi, setelah membuka suatu produk perlengkapan mandi, Anda harus mencari keterangan "Periode Setelah Pembukaan" (PAO) untuk menentukan berapa lama itu dapat dipakai.

PAO biasanya ditulis dengan angka yang diikuti oleh "M" untuk menunjukkan bulan (month). Misalnya, jika ikon memiliki "6M", produk tersebut baik digunakan selama enam bulan setelah dibuka, "12M" berarti jangka waktu 12 bulan. Dilansir CNA Lifestyle, berikut penjelasan kapan perlengkapan mandi harus disimpan atau dibuang.

1. Pasta gigi
Menurut Dr Gan, meskipun pasta gigi yang kedaluwarsa tidak berbahaya, namun mungkin tidak seefektif biasanya. Karena kadar bahan aktifnya yang lebih rendah, seperti fluorida, zat pengontrol karang gigi, dan zat anti bakteri.

Baca Juga

Lalu kapan harus dibuang? Pasta gigi masih bisa digunakan 12 hingga 18 bulan melewati tanggal kedaluwarsa. Sebaliknya, buang pasta gigi jika warnanya berubah, ada cairan yang keluar saat Anda meremas pasta gigi, atau ada rasa yang aneh.

2. Sampo dan kondisioner
Kedua produk ini tidak disarankan untuk digunakan setelah kedaluwarsa. Air dan udara dapat memasuki botol dan memecah formula dari waktu ke waktu.

Ahli kimia kosmetik Ni'Kita Wilson, yang merupakan anggota dari New York Society of Cosmetic Chemists, mengingatkan untuk tidak mengambil risiko jika produk tersebut telah melewati PAO, dan terutama jika Anda mengetahui aroma atau teksturnya berubah.

3. Pembersih wajah dan tubuh
Seperti pasta gigi, pembersih wajah atau tubuh yang kedaluwarsa masih bisa digunakan, tetapi itu akan kurang efektif daripada versi yang belum melewati PAO. Segera buang produk jika Anda melihat perubahan penampilan, warna, bau atau tekstur.

"Namun, orang dengan kulit sensitif harus menghindari produk kedaluarsa sepenuhnya," kata Dr Gan.

4. Facial essence
Untuk produk essence wajah, seperti miracle water, yang sudah kadaluwarsa, sangat tidak dianjurkan untuk digunakan. Sebab esens wajah kadaluwarsa dapat menjadi "taman bermain" bagi mikroba. Segera buang produk jika ada perubahan penampilan, warna, tekstur, atau aroma.

5. Sunblock
Menurut Dr Gan, tabir surya fisik seperti seng oksida dan titanium dioksida akan baik-baik saja bahkan setelah mereka kedaluwarsa. Namun, untuk tabir surya kimia yang menggunakan oxybenzone, avobenzone, homosalate atau kombinasinya, bahan-bahan ini dapat teroksidasi dan menjadi kurang efektif setelah kedaluwarsa.

Kala tabir surya baru berubah warna, menjadi berair, memiliki bau aneh atau telah terpisah segeralah buang.

6. Busa cukur
Busa cukur tidak boleh digunakan lagi ketika produk tidak bisa lagi mengeluarkan busa yang ringan dan halus. Sebab itu tidak lagi efektif dalam membantu Anda mencegah luka,

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA