Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Tumbuhan Surian Disebut Berpotensi Jadi Anti Kanker

Jumat 21 Feb 2020 00:52 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Foto: Antara
Kulit tumbuhan surian bisa menghasilkan antioksidan tinggi tangkal radikal bebas.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Tumbuhan surian yang selama ini kayunya banyak dimanfaatkan karena berkualitas baik berpotensi menjadi salah satu anti kanker. Hal itu diungkapkan Guru besar Universitas Andalas (Unand) Padang Prof Adlis Santoni.

"Berdasarkan kajian etnobotani tumbuhan surian dilanjutkan dengan isolasi, furifikasi, dan elusidasipada struktur kulit surian diperoleh antioksidan yang tinggi yang memiliki kemampuan menangkal radikal bebas," kata dia di Padang, Kamis (20/2).

Ia menyampaikan hal itu pada orasi ilmiah pengukuhannya sebagai guru besar tetap dalam Ilmu Kimia Organik Bahan Alam pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unand, dengan tema Potensi Tumbuhan Surian Penghasil Senyawa Metabolit Sekunder dan Manfaatnya.

Menurut dia selama ini surian dikenal karena kayunya yang berkualitas baik karena keras dengan warna kemerahan serta tahan cuaca dingin dan tidak diserang rayap. "Kayu surian banyak digunakan sebagai bahan bangunan seperti interior ruang, rangka pintu, jendela, hingga pembuatan kapal," kata dia.

Selain itu masyarakat juga menggunakan surian sebagai pengusir nyamuk, pengusir serangga hingga pengusir hama tanaman padi.

Kegunaan lainnya untuk pengobatan seperti pembengkakan ginjal, sebagai tonikum, obat diare, obat cacing, obat disentri, obat demam, obat tekanan darah tinggi, menurunkan gula darah dan pengobatan sipilis.

Adlis memaparkan berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada pengujian aktivitas senyawa hasil isolasi dan ekstra tumbuhan surian menghasilkan suren yang bisa digunakan sebagai pengusir serangga dan hama pertanian.

Kemudian dari tumbuhan cedar merah ditemukan senyawa yang memiliki aktivitas antitumor dan surian yang berasal dari China menghasilkan senyawa polifenol yang merupakan antioksidan.

Selanjutnya pada pengujian aktivitas anti jamur pada jamur cancida albicans ternyata ekstra etil asetat kulit batang surian dan ekstra metanol kulit batang surian merupakan anti jamur yang kuat.

Sementara Rektor Unand Prof Yuliandri menyampaikan ilmu kimia tidak hanya sekadar dipelajari dan digunakan, melainkan juga sudah dianggap menjadi bagian dari cabang ilmu pakar-pakar non kimiawan tersebut.

"Konsekuensinya, luaran riset kimia pun hari ini makin meluas, mencakup perkembangan terbaru tentang struktur dan aktivitas Green Chemistry," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA