Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Kekurangan Vitamin D Picu Nyeri Punggung di Usia Tua

Jumat 14 Feb 2020 10:26 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Nora Azizah

 Nyeri punggung bagian bawah adalah salah satu masalah kesehatan paling umum dikala usia menua (Foto: ilustrasi lansia)

Nyeri punggung bagian bawah adalah salah satu masalah kesehatan paling umum dikala usia menua (Foto: ilustrasi lansia)

Foto: Pixabay
Nyeri punggung bagian bawah jadi masalah kesehatan paling umum bagi lansia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nyeri punggung bagian bawah adalah salah satu masalah kesehatan paling umum dikala usia menua. Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa nyeuri punggung di usia tua erat kaitannya dengan kekurangan vitamin D.

Penelitian yang dilakukan oleh North American Menopause Society (NAMS) menyebutkan bahwa wanita pascamenopause memiliki risiko lebih tinggi mengalami kekurangan vitamin D daripada laki-laki. Artinya wanita lebih berpotensi mengalami nyeri punggung bagian bawah dan degenerasi lumbar diskus di usia tua.

Degenerasi lumbar adalah penyakit muskuloskeletal yang terjadi ketika diskus antara tulang belakang mulai kehilangan bantalannya. Gesekan dari tulang-tulang yang saling bergesekan dapat menyebabkan flare-up yang parah dan rasa sakit yang hebat.

Direktur medis NAMS Stephanie Faubion menjelaskan, vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium dan membangun tulang yang kuat, menjaga konsentrasi fosfor, serta mengungari sensitivitas nyeri otot dan peradangan.

Lalu mengapa hal itu memengaruhi wanita pascamenopause? Penelitian sebelumnya telah mengaitkan kadar estrogen yang lebih rendah (gejala menopause dan postmenopause) dengan degenerasi diskus.

Untuk studi ini para peneliti mempelajari konsentrasi serum dari 232 wanita yang rata-rata berusia 65 tahun. Mereka kemudian menganalisis hubungan antara kadar vitamin D dengan degenerasi diskus dan nyeri punggung bawah.

Semua wanita yang telah mengalami menopause memiliki konsentrasi serum kurang dari 10 ng /mL, yang mengindikasikan defisiensi vitamin D yang parah. Konsentrasi yang lebih rendah secara signifikan terkait dengan nyeri punggung bawah.

"Meskipun tidak semua wanita membutuhkan suplemen vitamin D, ini berbicara tentang pentingnya menghindari keadaan kekurangan vitamin D yang parah," kata Faubion seperti dilansir Mind Body Green, Jumat (14/2).

Untuk itu untuk meminimalisir nyeuri punggung bawah di usia tua, para wanita mesti mencukupi kebutuhan Vitamin D. Salah satu asupan vitamin D alami yakni bisa didapat dari sinar matahari pagi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA