Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Bedakan Antara Melihat Bakat dan Minat Anak

Jumat 07 Feb 2020 04:17 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Anak berbakat/ilustrasi. Ahli menyebut anak yang tahu minat lebih percaya diri dan menikmati yang dikerjakan

Anak berbakat/ilustrasi. Ahli menyebut anak yang tahu minat lebih percaya diri dan menikmati yang dikerjakan

Foto: essentialkids.com.au
Ahli menyebut anak yang tahu minat lebih percaya diri dan menikmati yang dikerjakan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selama ini banyak yang masih belum dapat membedakan antara bakat dengan minat. Bakat itu ibarat pisau, dan minat bergantung pisau tersebut mau digunakan untuk memotong apa.

Hal itu disampaikan Abi Jabar, CTO & Direktur R&D PT Melintas Cakrawala Indonesia, bahwa mengacu pada teori-teori yang ada, bakat relatif bersifat permanen, sedangkan minat bervariasi sesuai proses. Minat itu cukup likuid atau cair dan bergantung proses eksplorasi.

Maka minat adalah sesuatu yang akan terevolusi karena kuncinya evolusi. Bukan artinya akan berubah langsung tapi proses di mana akan terjadi perubahan. Minat ini bisa sesuatu yang bervariasi.

"Contoh gampang, seorang pada tahun pertama bekerja fokus jelas ingin jadi teknokrat ahli yang mumpuni. Tapi seiring waktu, diarahkan ke manajemen jadi mengurusi orang lewat teknologi," kata Abi di Jakarta.

Setiap anak juga unik dan berbeda melalui bakat serta minatnya masing-masing.  Siswa yang tahu dan sadar akan minat dan potensi kognitifnya, akan lebih percaya diri, terhindar dari situasi sulit dan menikmati yang dikerjakan.

Apabila secara nilai IQ, seorang anak bisa saja masuk jurusan eksak, tetapi tidak suka Fisika, misalnya, tidak menikmati apa yang dikerjakan, maka itu menjadi kendala. Abi menambahkan, tes bakat minat pun penting dilakukan di luar kebutuhan akademis.

Lebih detilnya pada Tes Bakat, siswa akan diuji inteligensi yang dimiliki untuk memberikan gambaran umum tentang kapasitas kemampuan kognitif siswa. Aspek yang diukur umumnya seperti kemampuan verbal, logika berpikir dan daya ingat.

Sedangkan pada Tes Minat, siswa diukur kecenderungan atau minat individu terhadap bidang studi atau jurusan tertentu. Beberapa teori menuliskan bahwa minat seseorang merupakan ceminan danpadag ambaran kepribadian orang tersebut. Tes ini juga dapat melihat dinamika kepribadian, kegemaran atau hal-hal yang menarik perhatian siswa.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA