Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Mengupas Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan

Sabtu 01 Feb 2020 07:05 WIB

Rep: MGROL 125/ Red: Reiny Dwinanda

Bawang putih.

Bawang putih.

Foto: Antara/Arnas Padda
Bawang putih dipercaya memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjaga kesehatan tubuh menggunakan bahan-bahan alami sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia. Salah satu bahan yang dipercayai banyak orang dapat digunakan untuk menjaga kondisi tubuh adalah bawang putih.

Dr dr Inge Permadhi SpGK menjelaskan, hasil penelitian memang memperlihatkan bahwa terdapat zat aktif di dalam bawang putih yang dapat bermanfaat bagi tubuh. Ia mengatakan, zat aktif yang terkandung di dalam bawang putih dapat menurunkan tekanan darah.

“Sebenarnya setiap bumbu, seperti bawang putih, itu banyak sekali manfaatnya, tetapi yang paling terkenal itu karena dapat menurunkan tensi darah,” kata dokter spesialis gizi klinik ini. 

Namun, berapa banyak bawang putih yang perlu dikonsumsi sehingga dapat berefek menurunkan tekanan darah? Menurut Inge, andaikan hanya satu butir tentu zat aktifnya pasti sedikit.

Baca Juga

"Perlu berapa ratus gram atau kilogram untuk bisa mendapatkan zat aktif sesuai dengan target dan bisa menurunkan tekanan darah,” katanya saat dihubungi kepada Republika.co.id beberapa waktu lalu.

Menurut Inge, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai berapa jumlah yang tepat dalam mengonsumsi bawang putih agar dapat menimbulkan efek yang diharapkan. Ia mengatakan, lebih baik mengonsumsi suplemen yang sudah tersedia andaikan mengharapkan tekanan darah turun dengan bawang putih.

“Sepertinya lebih baik dari suplemen yang memang mengekstrak zat aktif bawang putih,” katanya.

Selain dapat menurunkan tekanan darah, bawang putih juga terkenal sebagai anti oksidan yang juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Menurut Inge, anti oksidan tersebut bermanfaat untuk mengatasi flu dan infeksi sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Sementara itu, Inge mengatakan, cara mengolah bawang putih tak akan memengaruhi manfaatnya. Namun, pengolahan yang lebih tepat adalah dengan mencampurkannya sebagai bumbu masakan. Terlebih, rasa pedas yang dimiliki bawang putih mentah akan membuat orang tidak akan tahan untuk mengonsumsinya.

"Seperti misalnya makanan padang itu menggunakan bawang putih yang cukup banyak sehingga itu dikatakan makanan yang tinggi anti oksidan,” ujar Inge.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA