Thursday, 15 Jumadil Akhir 1442 / 28 January 2021

Thursday, 15 Jumadil Akhir 1442 / 28 January 2021

Bagaimana Sih Cita Rasa Kopi Ciwidey?

Jumat 31 Jan 2020 13:31 WIB

Red: Elba Damhuri

Kopi Ciwidey

Kopi Ciwidey

Foto: republika
Kopi Ciwidey memiliki cita rasa yang khas: ada manis, floral, dan asam.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Elba Damhuri

Kopi Ciwidey semakin menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kopi unggulan baik untuk konsumen dalam negeri maupun luar negeri.  Para penikmat kopi pun kini menjadikan kopi Ciwidey sebagai salah satu koleksi yang harus ada di lemari kopi mereka di rumah.

Cita rasa menjadi salah satu kekuatan kopi Ciwidey terutama untuk jenis arabika. "Kopi Ciwidey memiliki cita rasa yang khas: ada manis, floral, dan asam," kata Denny Risnandi, pemilik D'Gamboeng Coffee Bandung, Kamis (30/1).

Republikopi pun menjajal kopi Ciwidey yang ditanam di Gunung Tilu, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dengan metode seduh manual V60. Kopi Ciwidey dari kawasan Gambung yang diberi merek D'Gamboeng Coffee ini diproses wash dan semi-wash.

Biji kopi Ciwidey yang dijajal Republikopi diroasting medium. Republikopi memilih giling (grind) medium di level 4 untuk grinder Latina.

Kopi yang diseduh ini berjumlah 18 gram dengan rasio kopi dan air 1:15. Ini rasio umum yang biasa dipakai. Namun, untuk rasio bisa dicoba di angka 1:12, 1:16, 1:17, dan 1:18.

Setiap jenis kopi tentu memiliki golden rasio yang berbeda-beda. Setiap penikmat kopi juga memiliki catatan rasio yang berbeda, tergantung selera dan cita rasa yang diinginkan.

photo
Kopi Ciwidey: Buah kopi Ciwidey dari Kampung Gambung, lereng Gunung Tilu, Kabupaten Bandung.

Teknik seduh V60 dengan cara menuang air dari dalam kertas filter ke luar dengan suhu air di 90 derajat Celcius. Standar seduh dasar ini memberikan ruang untuk blooming (pengeluaran karbondiaoksida dari kopi) selama 30 detik dan jeda dua kali seduh masing-masing 10 detik.

Setelah proses seduh berlangsung selama 2 menit 10 detik, kopi Ciwidey D'Gamboeng pun siap diminum. Hasilnya: Republikopi merasakan cita rasa manis, pahit, dan asam kopi yang seimbang (balance).

Plus, ada sensasi floral (bunga) dari kopi Ciwidey ini. Aroma dan rasa floral ini seperti rasa teh earl gray. Aroma bunga teh earl gray ini makin menambah nikmatnya kopi Ciwidey.

Kombinasi empat rasa ini (floral, manis, asam, dan pahit) menjadi signatur dan kelebihan kopi arabika Ciwidey. Aftertaste pun ringan dan segar.

Kopi Ciwidey memberikan cita rasa yang segar, kombinasi rasa buah dan kacang-kacangan. Tak heran, seperti kata Denny Risnandi, kopi ini begitu banyak dicari. "Bahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal saja belum cukup," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA