Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Yu Sheng, Hidangan Pembuka Khas Imlek

Senin 27 Jan 2020 02:30 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Reiny Dwinanda

Yu Sheng. Makanan pembuka saat Tahun Baru Imlek ini disajikan di Hotel Millenium Jakarta.

Yu Sheng. Makanan pembuka saat Tahun Baru Imlek ini disajikan di Hotel Millenium Jakarta.

Foto: Republika/Desy Susilawati
Yu seng menjadi hidangan pembuka saat perayaan Imlek.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hidangan Imlek memang identik dengan makanan sari laut. Menurut Zaini sekali sous chef Millennium Hotel Sirih Jakarta, warga China memahami bahwa hewan laut selalu mengembara, namun pada akhirnya mereka kembali berkumpul pada suatu momen.

Baca Juga

Fenomena hewan laut itu, menurut Zaini, mirip seperti filosofi Imlek. Mereka yang pergi merantau akan berkumpul kembali demi perayaan Imlek.

Chef Zaini menjelaskan, di antara beragam masakan seafood, yu sheng termasuk yang wajib ada saat Imlek. Ikan salmon biasa digunakan sebagai topping-nya. Bagi yang menginginkan topping lain, bisa memilih abalon, makanan laut sejenis tiram berukuran besar.

"Bisa pakai salmon kalau mau agak murah. Kalau mau yang mahal pakai abalon," ujarnya.

photo
Irisan salmon untuk pelengkap yu sheng, makanan pembuka yang disajikan saat Tahun Baru Imlek.


Yu sheng terbuat dari bermacam sayuran dan buah, di antarany timun, wortel, lobak, dan juga jeruk Bali. Yu sheng dihidangkan dengan taburan kacang wijen dan saos plum.

Di Millennium Hotel Sirih Jakarta, chef Zaini, tidak murni memakai saos plum. Sejatinya, saus plum kalengan pun tersedia di pasaran. Akan tetapi, rasanya terlampau keras, terlalu asam untuk lidah orang Indonesia. Agar bisa diterima oleh selera warga lokal, Chef Zaini pun memodifikasi resep saus yu sheng.

"Saos itu diolah lagi dengan campuran minyak wijen dengan sedikit pewarna untuk menjadi saus yu sheng," ungkapnya

Chef Zaini menjelaskan, yu sheng mencerminkan berbagai rasa, ada manis, ada juga asin. Ini menandakan dalam setiap keluarga memang berbeda-beda jalan kehidupannya, namun mereka senantiasa berkumpul bersama saat Imlek.

"Yu sheng semakin tinggi mengangkatnya membuat keluarga semakin makmur," jelasnya.

Menurut chef Zaini, awalnya yu sheng hanya disajikan untuk raja-raja di China. Namun, lambat laut hidangan tersebut diikuti oleh rakyatnya hingga akhirnya menjadi tradisi makanan pembuka saat Imlek.

Untuk menikmati yu sheng, cukup letakkan topping di atas sayuran dan buah yang sudah diserut. Setelah itu, berikan perasan jeruk nipis. Lantas, tambahkan saus wijen, kacang yang sudah dihaluskan, garam, dan merica bubuk.

"Saat memasukan bumbu tersebut, biasanya diiringi oleh doa dan harapan yang dipimpin oleh seorang anggota keluarga," jelas chef Zaini.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA