Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Aktivitas Saat Jeda Latihan Fisik untuk Otot Rileks

Ahad 26 Jan 2020 02:00 WIB

Red: Nur Aini

Latihan fisik dengan berlari (Ilustrasi)

Latihan fisik dengan berlari (Ilustrasi)

Foto: Flickr
Jeda latihan fisik bukan berarti tidak melakukan apa-apa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Melakukan latihan fisik sebaiknya diselingi jeda agar otot-otot tubuh pulih. Jeda yang dimaksud bukan berarti tak melakukan apa-apa tetapi memilih aktivitas fisik yang membuat otot rileks.

Baca Juga

"Habis exercise otot membutuhkan recovery. Makanya ada orang yang berolahraga tapi nggak ada hasilnya, ototnya nggak dikasih istirahat," ujar personal trainer Paradigm Fitness, Jehan Islianur di Jakarta, Sabtu (25/1).

Menurut Jehan, aktivitas yang bisa menjadi pilihan antara lain yoga, meditasi atau lainnya. "Kalau terus (latihan fisik yang) tight, nggak kebayang badannya jadi apa. Kalau nggak sempat melakukan olahraga rileks, bisa dengan (konsumsi) suplemen," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, praktisi kesehatan dari Jovee dr. Fala Adinda menuturkan, sebagian orang lupa memulihkan otot-otot mereka usai beraktivitas fisik. Dipijat atau mendapatkan asupan mikronutrien menjadi hal penting agar pemulihan lebih cepat.

"Dari latihan ke latihan berikutnya kita butuh recovery, misalnya pijat, lalu (asupan) mikronutrien agar recovery lebih cepat," tutur dia.

Lalu kapan waktu jeda terbaik?

Laman Livestrong menyebut, saat Anda merasa tubuh melemah maka itulah waktu otot perlu pemulihan alias jeda dari latihan fisik yang berat. Lamanya waktu jeda bervariasi antara masing-masing orang.

Tetapi ada cara untuk mempercepatnya, yakni merangsang sintesis protein otot, memastikan bahan bakar yang tepat untuk otot Anda dan menjaga glukosa darah selama dan segera setelah berolahraga.

Setiap hari, pastikan Anda mengosumsi 1,4 -2 gram protein per kilogram berat badan Anda. Jika Anda memiliki berat badan sekitar 79 kilogram, maka Anda harus mengonsumsi antara 111-159 gram protein per hari.

Otot Anda bergantung pada protein dan asam amino leusin agar lebih cepat pulih. Jika Anda melakukan latihan fisik berat selama lebih dari satu jam, minumlah cairan kaya karbohidrat atau air saja sebenarnya sudah cukup.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA