Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Anak Butuh Teladan untuk Bisa Makan Bergizi Seimbang

Sabtu 25 Jan 2020 02:53 WIB

Red: Indira Rezkisari

Anak belajar makan bergizi seimbang dari orang tuanya.

Anak belajar makan bergizi seimbang dari orang tuanya.

Foto: pixabay
Dari orang tua anak akan belajar tentang makan yang baik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan Dr. Erna Mulati mengatakan bahwa anak membutuhkan teladan yang baik dari orang tua untuk dapat membiasakan pola makan yang benar dengan gizi yang seimbang.

"Paling penting adalah bagaimana kita membentuk (kebiasaan makan yang benar dalam) keluarga. Dalam hal ini orang tua sebagai teladan," katanya dalam Temu Media terkait gizi milenial yang diselenggarakan Kemenkes dalam rangka memperingati Hari Gizi yang jatuh pada 25 Januari di Jakarta, Jumat (24/1).

Ia mengatakan orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kebiasaan makan yang baik pada anak. "Kalau orang tua memiliki kebiasaan makan yang buruk dan itu menjadi hal yang sehari-hari, tentunya itu akan menurun juga pada anak-anaknya," katanya.

Saat anak sudah terbiasa dengan perilaku pola makan yang buruk, maka intervensi yang perlu dilakukan untuk mengubah kebiasaan tersebut akan menjadi sangat sulit.

"Intervensi untuk anak-anak ini tidak gampang. Jadi perlu peningkatan pengetahuan, perlu contoh yang baik dan itu membutuhkan waktu yang cukup (panjang)," katanya.

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk mulai membiasakan diri dengan pola makan yang baik. Yaitu dengan memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang, sehingga anak dapat dengan sendirinya mengikuti kebiasaan baik tersebut.

Pola makan yang baik dengan gizi yang seimbang adalah pola konsumsi makanan yang memiliki kandungan gizi lengkap. Seperti sayur, vitamin, mineral, protein hewani dan protein nabati.

Kemudian, selain gizi seimbang, kebiasaan baik tersebut juga perlu diikuti dengan kebiasaan melakukan aktivitas fisik. Sehingga pada akhirnya kolaborasi keduanya dapat menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA