Selasa, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 Februari 2020

Selasa, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 Februari 2020

Susu Rendah Lemak Bisa Bikin Awet Muda?

Rabu 22 Jan 2020 04:11 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Nora Azizah

Sebuah penelitian mendapati bahwa menukar dua persen konsumsi susu biasa yang mengandung lemak tinggi menjadi satu persen susu rendah lemak dapat menunda efek penuaan bagi seseorang (Foto: Ilustrasi susu rendah lemak)

Sebuah penelitian mendapati bahwa menukar dua persen konsumsi susu biasa yang mengandung lemak tinggi menjadi satu persen susu rendah lemak dapat menunda efek penuaan bagi seseorang (Foto: Ilustrasi susu rendah lemak)

Foto: Pixabay
Susu rendah lemak disebut bisa menunda efek penuaan bagi seseorang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah penelitian mendapati bahwa menukar dua persen konsumsi susu biasa yang mengandung lemak tinggi menjadi satu persen susu rendah lemak dapat menunda efek penuaan bagi seseorang. Penelitian dilakukan oleh Universitas Brigham Young di Utah, Amerika Serikat (AS).

Penelitian melibatkan lebih dari 5.800 orang dewasa di AS. Mengacu pada data yang didapatkan, Berdasarkan data, orang dewasa yang mengonsumsi satu persen susu skim dan susu rendah lemak mengalami perlambatan penuaan secara biologis dibandingkan dengan individu yang meminum dua persen susu biasa.

"Mengejutkan betapa kuat perbedaannya. Jika Anda akan minum susu berlemak tinggi, Anda harus sadar bahwa hal itu dapat diprediksi atau terkait dengan beberapa konsekuensi penting," kata peneliti Larry Tucker seperti diwartakan Slashgear, Rabu (22/1).

Penelitian mendapati bahwa mengganti konsumsi susu rendah lemak berpotensi mengurangi pertumbuhan jerawat bagi seseorang. Lebih jauh, Tucker mengatakan, data penelitian juga menemukan bahwa meminum susu biasa berpotensi meningkatkan perkembangan kanker.

Mengonsumsi susu merupakan bagian dari metode diet masyarakat AS. Namun, mereka juga telah mengganti produk susu murni dengan alternatif nabati seperti susu kedelai dan susu gandum.

Kendati, Tucker mengatakan, tidak bahwa susu sepenuhnya buruk. Dia menjelaskan, susu juga memiliki banyak elemen bermanfaat seperti kalsium, protein dan banyak lagi.

Studi terbaru menemukan bahwa sementara orang yang minum susu rendah lemak memiliki telomer lebih lama sehingga mengalami penuaan yang lebih lambat dibandingkan sebaliknya.

Menurut Tucker, temuan penelitian itu bukan menunjukkan bahwa seseorang harus sepenuhnya menghilangkan susu dari menu diet mereka. Namun, sambung dia, konsumen dapat memilih untk beralih ke susu rendah lemak.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA