Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Skotlandia Larang Anak Sundul Bola, Mengapa?

Jumat 17 Jan 2020 11:05 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Reiny Dwinanda

Menyundul bola.

Menyundul bola.

Foto: Thoudy Badai
Menyusul Amerika, Skotlandia juga larang anak menyundul bola.

REPUBLIKA.CO.ID, EDINBURGH -- Skotlandia mengeluarkan larangan bagi anak-anak di bawah usia 12 untuk menyundul bola dalam pelatihan. Kebijakan itu diberlakukan mengingat eratnya hubungan antara sepakbola dan demensia yang bisa merugikan anak-anak di masa depan.

Amerika Serikat telah menerapkan larangan serupa sejak 2015. Namun, Skotlandia akan menjadi negara Eropa pertama yang menerapkan pembatasan semacam itu. Asosiasi Sepak Bola Skotlandia (SFA) mengatakan, pihaknya sedang menyelesaikan proposal tersebut, Kamis (16/1).

Sebuah laporan oleh University of Glasgow dirilis Oktober lalu menyatakan, mantan pesepakbola profesional 3,5 kali lebih mungkin meninggal karena penyakit otak degeneratif. Hasil itu membuat pertimbangan besar dalam merumuskan pelatihan yang tepat untuk anak-anak.

Seorang juru bicara SFA menyatakan, sejak publikasi "Pengaruh Sepakbola pada Kesehatan Seumur Hidup dan Risiko Demensia" (FIELD), langkah lanjutan dimulai. SFA bekerja sama dengan penulis dari penelitian serta pemangku kepentingan sepakbola melihat langkah-langkah praktis yang dapat diambil untuk meminimalkan risiko trauma kepala.

"Mengingat penelitian dilakukan dengan menggunakan catatan medis dari pemain sepakbola Skotlandia, ada tanggung jawab tambahan pada badan pemerintahan nasional di negara ini untuk mengambil pendekatan yang bertanggung jawab, namun proporsional terhadap temuan," ujar SFA, dikutip dari The Guardian.

Diskusi pun telah terjadi di bawah naungan pemain profesional dan non-profesional FAS mengenai tindakan proaktif, pencegahan dengan fokus khusus pada kelompok usia yang lebih muda. "Ada beberapa situasi serius di mana para pemain kehilangan nyawa dan mantan legenda yang menderita demensia, jadi saya senang SFA memimpin sisa sepak bola dan melakukan sesuatu tentang hal itu," kata mantan striker Celtic John Hartson.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA