Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Jangan Ragu Memeluk Orang-Orang Tersayang

Jumat 17 Jan 2020 05:31 WIB

Rep: MGROL126/ Red: Nora Azizah

Memeluk seseorang yang kita sayangi ternyata memiliki dampak bagi kesehatan (Kakak Adik Saling Berpelukan)

Memeluk seseorang yang kita sayangi ternyata memiliki dampak bagi kesehatan (Kakak Adik Saling Berpelukan)

Foto: Pxhere
Memeluk seseorang yang kita sayangi ternyata memiliki dampak bagi kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tidak suka berpelukan dengan orang yang kita sayangi? Sepertinya hal ini perlu diubah. Sebab, banyak manfaat kesehatan dari berpelukan.

Baca Juga

Gerakan sederhana yang sering kali dianggap tidak penting ini memiliki keajaiban untuk kesehatan. Dilansir dari indianexpress, Jumat (17/1), memeluk seseorang memiliki dampak bagi kesehatan.

 

Mengurangi Stres
Mengungkapkan kata-kata sederhana sambil memeluk seseorang yang disukai atau dicintai dapat mengurangi stress. Hal ini terjadi karena sistem saraf akan mulai mendingin dan berjalan mengirimkan sinyal ke otak untuk mengurangi stress dalam diri seseorang. Kulit dan tubuh juga akan merasakan rangsangan yang kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui cabang-cabang sistem saraf, sehingga akan membuat tubuh lebih rileks. 

 

Menciptakan kualitas tidur yang baik
Setelah mampu mengurangi stres dan kecemasan, berpelukan juga dapat menghasilkan kualitas tidur yang baik. Hal ini dapat dilakukan bersama orang yang disukai dan dicintai hanya dengan 10 menit sebelum tidur, untuk dapat tertidur nyeyak. Ilmu pengetahuan juga mengungkapkan, pelukan yang dilakukan setiap hari dapat meningkatkan fungsi sel saraf sensorik.

 

Menciptakan hormon bahagia
Sentuhan lembut dan penuh cinta dapat meningkatkan produksi serotonin yang termasuk salah satu hormon yang mampu menumbuhkan perasaan bahagia dan anti-depresi. Hal ini juga dapat meningkatkan produksi oksitosin, yang dikenal sebagai hormon cinta. Menurut sebuah penelitian tahun 2017 yang diterbitkan dalam jurnal Psychological Science, tingkat tinggi oksitosin dapat meningkatkan rasa terima kasih, responsif, dan cinta pasangan.

Meningkatkan kekebalan
Ketika sistem saraf dalam keadaan santai, denyut jantung akan kembali normal, ketika darah dipompa dengan baik, maka kekebalan juga akan lebih menguat. Ilmu pengetahuan mengatakan bahwa otak yang lebih santai dapat menangkat penyakit. Inilah sebabnya mengapa ahli kesehatan bersikeras meditasi, tetapi memeluk seseorang juga dapat memberikan manfaat lebih banyak lagi.
Menciptakan suasana hati yang lebih baik

Orang yang berpelukan akan berada dalam suasana hati yang baik. Bahkan, para ahli mengatakan manfaat berpelukan lebih besar bagi si pemeluk daripada yang menerima pelukan. Hal ini terjadi hanya jika kedua pihak saling menyukai dan mencintai.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA