Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Lima Kegiatan Sederhana untuk Me Time

Rabu 15 Jan 2020 08:27 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Nora Azizah

Agar tidak stres, manusia perlu

Agar tidak stres, manusia perlu

Foto: Pxfuel
Agar tidak stres, manusia perlu 'me time' atau mengistirahatkan diri.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Seseorang bisa saja terlalu sibuk karena tuntutan pekerjaan, media sosial dan kehidupan yang tidak ada henti-hentinya. Agar tidak stres, manusia perlu mengistirahatkan diri.

Tim peneliti termasuk presenter acara radio All in the Mind and Health Check Claudia Hammond mempelajari kegiatan istirahat lebih luas lagi. Ada 18 ribu orang di 135 negara yang merespon penelitian tersebut, sebagaimana dirinci dalam buku Hammond, The Art of Rest. Berdasarkan penelitian ini, ia menemukan beberapa kegiatan yang bisa dilakukan untuk mengistirahatkan diri.

Pertama, membaca. Kegiatan ini mendapat nilai tertinggi, meskipun merupakan aktvitas yang memerlukan usaha. Membaca tidak hanya menenangkan pikiran dan mengalihkan dari pikiran negatif, namun juga mampu membatasi rasa kesepian dan mendorong pikiran untuk berpetualang saat membaca.

Ke dua, menghabiskan waktu di alam. Di Jepang, pemandian yang berada di hutan adalah bentuk terapi yang terakreditasi.  Sedangkan bagi penulis alam Richard Mabey,kekuatan alam terletak pada pemandangannya yang selalu berubah.

Yang lain mengungkapkan vegetasi hijau membangkitkan perasaan. Mungkin koneksi dengan alam adalah yang paling penting. Jadi, pergilah ke suatu tempat di alam dan merasakan perasaan terhubung kembali.

Ke tiga, mendengarkan musik. Seperti yang dilansir dari Standard, Selasa (14/1),penelitian menunjukkan mendengarkan Mozart meningkatkan keterampilan spasial dalam jangka pendek. Tetapi itu hanya berfungsi jika Anda terlibat penuh. Jadi jika Anda tidak menyukai Mozart, itu tidak akan berhasil. Cobalah genre musik lain, seperti rock atau opera.

Ke empat, berjalan kaki. Kegiatan ini dapat terbukti menenangkan mental, meskipun memerlukan tenaga fisik. Penelitian menunjukkan, orang-orang yang telah berjalan kaki memiliki kondisi lebih baik daripada rekan-rekan mereka yang tidak bergerak ketika diuji pada kognisi, suasana hati, memori dan pemecahan masalah. Pikirkan masalah hidup dengan perlahan saat berjalan kaki, kemudian mandi air hangat sesudahnya atau berbaring.

Ke lima, pergi ke pemandian air panas. Mandi air panas terbukti mengurangi kadar kortisol. Berendam di air hangat juga bisa meningkatkan aliran darah, mengendurkan otot dan meningkatkan sirkulasi. Untuk ,manfaat penuh, tinggalkan ponsel di tempat lain.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA