Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Enam Cara Mengatasi Kecanduan Belanja

Selasa 14 Jan 2020 16:14 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Reiny Dwinanda

Orang yang kecanduan belanja sebaiknya tak membawa kartu kredit dan debit ke luar rumah.

Orang yang kecanduan belanja sebaiknya tak membawa kartu kredit dan debit ke luar rumah.

Foto: abc
Anda sering terdorong untuk belanja sesuatu yang tak diperlukan?

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI — Pecandu belanja atau shopaholic mengalami gangguan kebiasaan belanja yang kompulsif. Mereka membeli apa pun yang menarik minat, dari gaun, sepatu, bahkan aksesoris yang sering kali tak diperlukan.

Mereka seperti tidak memiliki kendali atas pengeluaran mereka dan merupakan pembeli impulsif. Keinginan yang tidak terkendali ini bisa mengganggu hampir semua orang, khususnya generasi muda.

Namun, bukan berarti kecanduan belanja tidak bisa diatasi. Seperti yang dilansir Times of India, Selasa (14/1), ada beberapa cara mengatasi kecanduan belanja.

1. Jangan pergi ke mal

Baca Juga

Ambil sikap tegas tentang pergi ke mal. Jika tidak memerlukan apa pun, maka Anda tidak perlu mengunjungi mal.

Ketika Anda terus-menerus berada di mal untuk menghabiskan waktu, maka Anda akan menghabiskan uang tanpa berpikir. Semuanya terlihat menggoda dan akhirnya akan membuat alasan yang tidak masuk akal untuk membeli produk tertentu.

2. Rem hasrat belanja

Coba analisis dorongan keinginan yang muncul tiba-tiba. Setiap kali Anda merasakan dorongan keinginan mendadak pada sesuatu, tenanglah dan kemudian cermati.

Kebanyakan shopaholic membeli sesuatu ketika mereka dikuasai emosi. Mereka sangat senang dan ingin membeli sesuatu untuk mengungkapkan kebahagiaan itu. Bisa jadi juga sebaliknya, mereka belanja karena ingin melupakan apa pun yang menggangu. Mereka harus membiasakan menulis tentang dorongan dan cara menanganinya.

3. Jangan bawa kartu, uang tunai  saja

Terdengar sulit? Sepertinya akan sulit bagi banyak orang untuk hidup tanpa kartu kredit dan debit. Jika memungkinkan, simpan saja kartu-kartu itu di rumah, terutama kartu kredit.

Menggunakan uang tunai dapat menghentikan Anda dari pengeluaran ekstra. Uang tunai berbentuk nyata yang akan membuat Anda berpikir dua kali dibandingkan dengan kartu debit atau kredit.

4. Catat pengeluaran

Mencatat pengeluaran adalah salah satu kebiasaan yang harus dilakukan oleh semua orang. Sebab, catatan tersebut membantu melacak dan melihat pola pengeluaran Anda dengan jelas dan bagaimana Anda bisa menyimpan uang. Ini juga memberi gambaran tentang dana Anda di masa depan.

5. Ganti belanja dengan sesuatu yang lain

Temukan sesuatu yang menarik perhatian dan menghentikan dorongan belanja. Ini bukan opsi yang ideal, tetapi juga tidak buruk.

6. Mintalah bimbingan dan pertolongan

Tidak ada salahnya meminta bimbingan dan bantuan dari orang yang Anda cintai dan teman dekat. Dukungan dari orang-orang akan memberikan keajaiban bagi Anda.

Anda dapat melangkah satu langkah ke depan dan mencari bantuan profesional juga untuk menghentikan kebiasaan belanja yang kompulsif ini.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA