Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Netflix Diizinkan Tayangkan Komedi Kontroversial Yesus Gay

Senin 13 Jan 2020 17:53 WIB

Rep: MGROL 125/ Red: Reiny Dwinanda

Meskipun menuai banyak protes, Netflix mendapat lampu hijau dari Mahkamah Agung Brasil untuk meneruskan tayangan streaming The First Temptation of Christ yang menggambarkan Yesus sebagai gay.

Meskipun menuai banyak protes, Netflix mendapat lampu hijau dari Mahkamah Agung Brasil untuk meneruskan tayangan streaming The First Temptation of Christ yang menggambarkan Yesus sebagai gay.

Foto: EPA
Komedi kontroversial Yesus gay dianggap tak akan menggoyahkan iman oleh MA Brasil.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mahkamah Agung (MA) Brasil telah membatalkan putusan pengadilan yang mengharuskan layanan streaming TV Netflix menghapus film yang menggambarkan Yesus sebagai gay. Film The First Temptation of Christ telah membuat murka warga Kristen setempat.

Sebelumnya, pada Rabu pekan lalu, hakim melarang untuk sementara waktu pemutaran film yang menggambarkan Yesus sebagai seorang lelaki gay itu demi menenangkan para pemrotes. Dua juta orang telah menandatangani petisi penghapusan film itu. Perusahaan yang memproduksi film TV itu juga pernah diserang dengan bom Molotov pada bulan lalu.

Pada Kamis, Ketua Mahkamah Agung Brasil Dias Toffoli memberi lampu hijau kepada Netflix untuk meneruskan penayangan film parodi yang merupakan bagian dari tayangan khusus Natal itu. Menurut Toffoli, kebebasan berpendapat merupakan pondasi dalam demokrasi.

"Orang tidak bisa menuding bahwa sebuah humor satire punya kemampuan untuk melemahkan nilai-nilai iman Kristen, yang keberadaannya ditelusuri kembali lebih dari dua ribu tahun, dan yang merupakan kepercayaan mayoritas warga Brasil," kata Toffoli seperti dikutip BBC.

Baca Juga

Dilansir Ace Showbiz, The First Temptation of Christ memulai debutnya pada 3 Desember 2019. Hakim Benedicto Abicair mengungkapkan terdapat 2,4 juta orang yang sudah menandatangani petisi tersebut.

Sementara itu, kontroversi seputar film streaming tersebut menyebabkan para aktivis melemparkan bom-bom Molotov ke kantor pusat Porta dos Fundos, rumah produksi The First Temptation of Christ pada malam Natal, 24 Desember 2019.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA