Senin, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 Januari 2020

Senin, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 Januari 2020

5 Bahaya Bila Menggoreng Makanan dengan Minyak Terlalu Panas

Selasa 14 Jan 2020 06:04 WIB

Rep: Yuni Arta Sinambela (cek n ricek)/ Red: Yuni Arta Sinambela (cek n ricek)

Foto: pinterest.com

Foto: pinterest.com

Suhu minyak terlalu panas membuat makanan sulit untuk dicerna tubuh.

CEKNRICEK.COM -- Salah satu teknik memasak yang biasa dilakukan untuk mengolah makanan yaitu menggoreng. Cara ini memang mudah dan hasil masakan pun terasa renyah dan menggugah selera makan. Bahkan, jika dipikir-pikir hampir semua bahan makanan dapat diolah dengan menggoreng. 

Tapi, masih banyak orang kurang memperhatikan suhu atau temperatur dari minyak yang akan digunakan untuk menggoreng. Beberapa orang bahkan kerap menggunakan api besar dan minyak yang sangat panas agar masakannya menjadi lebih cepat matang. Padahal, memasak dengan suhu minyak yang terlalu panas berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Selain dapat menghilangkan nutrisi pada makanan, suhu minyak yang sangat panas juga membuat sulit untuk dicerna tubuh. Berikut lima bahaya yang terjadi bila menggoreng makanan dengan minyak yang terlalu panas, seperti dilansir Care2.

Membekukan Protein
Kandungan protein di dalam makanan yang dimasak dalam minyak terlalu panas akan berubah menjadi beku. Alhasil, hal ini akan membuat makanan menjadi lebih susah untuk dicerna oleh tubuh.

Tak hanya itu, sebuah studi juga mengungkapkan bahwa protein yang dimasak terlalu lama akan lebih kecil kemungkinannya untuk dimanfaatkan oleh tubuh.

Makanan Kehilangan Sebagian Besar Nutrisi
Sama halnya bila memasak makanan dalam waktu yang terlalu lama, ternyata menggoreng makanan dengan suhu yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kandungan nutrisi seperti vitamin dan mineral di dalamnya rusak. Bahkan, jumlah kandungan vitamin dan mineral yang hilang dapat mencapai sekitar 30 hingga 50 persen.

Baca Juga: 5 Makanan Ini Ampuh Atasi Kulit Berminyak

Membunuh Enzim Makanan
Enzim dalam makanan diperlukan untuk membantu sistem metabolisme tubuh. Saat makanan dimasak dalam suhu yang terlalu tinggi, sekitar 90 hingga 100 persen kandungan enzim yang diperlukan untuk proses metabolisme akan rusak dan hilang.

Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung dan Kolesterol
Kandungan lemak tak jenuh pada makanan yang digoreng dengan suhu terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan kolesterol. Selain itu, minyak yang menempel pada gorengan tersebut juga mengandung zat-zat pemicu penyakit kanker, apalagi pada masakan yang digoreng terlalu lama.

Memicu Terjadinya Batu Ginjal
Ternyata, tak semua bahan makanan baik dan boleh digoreng. Beberapa makanan seperti sayuran dan buah mengandung asam oksalat yang dapat membahayakan tubuh bila digoreng. Kalsium dalam tubuh nantinya akan mengikat kandungan asam oksalat tersebut dan menghasilkan komponen kalsium baru.

Komponen tersebut sulit untuk dicerna oleh tubuh sehingga dapat menyebabkan penyakit batu ginjal. Salah satu jenis sayuran yang mengandung asam oksalat adalah bayam.

BACA JUGA: Cek Berita SELEBRITI, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.


Editor: Farid R Iskandar

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ceknricek.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ceknricek.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA