Senin, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 Januari 2020

Senin, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 Januari 2020

Bolehkah Mencampur Teh dengan Susu?

Kamis 26 Des 2019 16:18 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Nora Azizah

Teh dan susu merupakan salah satu minuman terpopuler di dunia (Ilustrasi Teh Susu Panas)

Teh dan susu merupakan salah satu minuman terpopuler di dunia (Ilustrasi Teh Susu Panas)

Foto: Flickr
Campuran teh dan susu masih menjadi perdebatan para peneliti di dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Teh dan susu merupakan salah satu minuman terpopuler di dunia. Keduanya memiliki manfaat masing-masing bagi tubuh. Konsumen bahkan kerap mencampurkan susu ke dalam teh.

Seperti diwartakan Healthline, Kamis (26/12) campuran kedua minuman tersebut bisa jadi memberikan manfaat baik bagi tubuh. Teh mengandung antioksidan untuk membantu melawan kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas.

Radikal bebas tingkat tinggi berkontribusi terhadap penyakit jantung, kanker dan masalah lainnya. Teh juga mampu menurunkan tekanan darah, memberikan efek antikanker dan mengurangi kadar kolesterol pada hewan dan manusia.

Sementara susu kaya akan nutrisi, seperti protein, kalsium, dan kalium. Zat-zat tersebut sangat penting untuk pertumbuhan optimal, komposisi tubuh dan kesehatan tulang.

Berdasarkan riset yang dilakukan terhadap lebih dari 1.800 orang dewasa di Cina menemukan bahwa mengonsumsi teh dan susu secara terpisah berdampak pada pengurangan resiko kanker mulut. Riset itu juga mendapati bahwa campuran teh dan susu mungkin memiliki efek yang sangat bermanfaat ketika dikonsumsi bersama.

Namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa protein dalam susu dapat mengganggu penyerapan dan aktivitas antioksidan dari senyawa teh. Mereka menyimpulkan bahwa kasein, sejenis protein dalam susu, dapat berikatan dengan flavonoid dalam teh dan mencegah aktivitas mereka dalam tubuh.

Kendati, penelitian kecil lainnya terhadap sembilan orang dewasa mencatat bahwa mengonsumsi teh hitam meningkatkan kadar antioksidan dalam darah Riset juga mencatat bahwa menambahkan susu ke dalam teh tidak menghambat efek tersebut.

Menariknya, para peneliti menyarankan bahwa proses waktu pembuatan yang lebih lama dapat menyebabkan penyerapan antioksidan yang lebih baik dalam teh, terlepas dari penambahan susu. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk lebih memahami potensi manfaat dan kerugian dari menambahkan susu ke teh.

Efek menambahkan susu ke dalam teh mungkin juga tergantung pada jenis teh yang digunakan. Tetapi beberapa studi tentang topik ini sebagian besar berfokus pada teh hitam.

Salah satu teh yang kaya akan flavonoid adalah teh hijau. Susu secara teori dapat memengaruhi senyawa-senyawa dalam teh hijau serupa dengan bagaimana ia memengaruhi zat-zat dalam teh hitam.

Faktanya, satu penelitian pada 18 orang dewasa menemukan bahwa meminum susu dengan kapsul teh hijau menghambat peningkatan jumlah kalori yang terbakar. Jumlah itu lebih banyak dari pada yang biasanya dihasilkan dibanding hanya mengonsumsi teh hijau saja.

Namun, para peneliti masih harus melakukan riset lebih lanjut untuk lebih memahami efek menggabungkan susu dengan varian teh lainnya. Pasalnya, tidak ada penelitian yang menganalisis efek penambahan susu ke teh selain varietas hitam dan hijau.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA