Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Enam Cara Hentikan Kebiasaan Overthinking

Kamis 19 Dec 2019 05:42 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Esthi Maharani

Kesehatan Mental di tempat kerja.

Kesehatan Mental di tempat kerja.

Foto: Republika.co.id
Overthinking kebiasaan yang dapat membahayakan kesehatan fisik.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI — Terlalu banyak berpikir (overthinking) adalah kebiasaan yang dapat membahayakan kesehatan fisik. Selain kelelahan mental, terlalu banyak berpikir dapat menyebabkan kecemasan, stres dan paranoia. Karena sering terasa di luar kendali, berikut ini beberapa hal yang dapat dicoba untuk menenangkan pikiran seperti yang dilansir dari Indian Express, Kamis (19/12),

1. Mengalihkan perhatian.
Pahami terlalu banyak berpikir adalah kebiasaan kontra-produktif yang tidak akan membawa seseorang ke mana pun. Jika ada, itu akan membuat pikiran berputar-putar.

Untuk menghindarinya, seseorang bisa mengalihkan perhatian dengan melakukan aktivitas yang benar-benar disukai. Misalnya, pergi ke luar rumah, bersepeda atau lari cepat, berdansa dan pelajari keterampilan kuliner baru.

2. Bernapas dan meditasi.
Saat merasa kehilangan kendali atas hidup, cobalah mundur sejenak dan bernapas. Ketahuilah anda masih memegang kendali dan yang harus dilakukan adalah menenangkan pikiran. Yoga dan meditasi dapat membantu.

Tempatkan diri di tempat tenang dan bernapas. Ini akan membersihkan kekacauan otak ketika dilakukan setiap hari. Bantu orang lain. Ketika merasa tidak terkendali, lakukan sesuatu yang baik untuk orang lain sehingga Anda bisa mendapatkan perspektif hidup yang baru dan kembali ke jalur yang benar. Ada rasa kekuatan yang muncul ketika membuat hari orang lain lebih cerah. Anda sadar bahwa Anda berarti dan cukup.

3. Pikirkan tentang kesuksesan Anda.
Sulit untuk memikirkan pencapaian ketika pikiran masih penuh dengan hal-hal negatif. Luangkan waktu sejenak dan pikirkan apa yang telah diraih. Bisa berupa pencapaian kecil, tetapi Anda memiliki peran besar di sana. Anda mungkin terkejur mengetahui bahwa Anda lebih kuat dan lebih mampu daripada apapun yang mengganggu pikiran Anda saat ini.

4. Maafkan dirimu.
Jika itu adalah kesalahan masa lalu yang membuat kesal, ketahuilah Anda hanya manusia yang berusaha melakukan yang terbaik dalam hidup dan kesalahan adalah bagian dari kesepakatan.

5. Belajarlah untuk melepaskan dan bersikap mudah pada diri sendiri. Tidak ada gunanya terus bermain dan memutar ulang skenario.

6. Mencari pertolongan. Jangan melawan ini sendirian. Anda diizinkan untuk mencari bantuan. Pergi ke anggota keluarga atau teman dan mencurahkan isi hatimu. Lebih baik lagi, cari bantuan profesional.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA