Saturday, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 January 2020

Saturday, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 January 2020

Nyeri Lutut Juga Usik Generasi Muda, Apa Penyebabnya?

Senin 16 Dec 2019 08:44 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Reiny Dwinanda

Nyeri lutut belakangan tak hanya merundung usia lanjut, tapi juga generasi muda.

Nyeri lutut belakangan tak hanya merundung usia lanjut, tapi juga generasi muda.

Foto: ABC
Nyeri lutut merupakan gangguan yang paling banyak dikeluhkan juga oleh generasi muda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Nyeri lutut merupakan salah satu dari tiga gangguan yang paling sering dikeluhkan seseorang di samping nyeri pinggang dan leher. Meski kadang dapat sembuh dengan sendirinya, banyak kasus nyeri lutut yang menetap dan jika tidak diobati dengan segera dapat menghambat aktivitas penderitanya.

Sendi lutut terdiri atas tiga jenis tulang, yakni tulang paha, tulang kering, dan tulang patella atau dengkul. Nyeri lutut belakangan tak hanya merundung usia lanjut, tapi juga usia muda.

Baca Juga

"Banyak sekarang usia 35 sudah sakit lutut, karena perubahan gaya hidup,” ungkap dokter spesialis rehabilitasi medik, dr Ibrahim Agung SpKFR, dalam seminar Penanganan Nyeri Lutut Tanpa Operasi di Lamina Pain and Spine Center, Jakarta Selatan, Sabtu (14/12).

Menurut Ibrahim, jika dibandingkan dengan zaman dulu di mana masih banyak orang yang naik-turun gunung sehingga tetap sehat, sekarang sudah banyak orang yang menyebrang lewat jembatan penyebrangan saja malas. Ia menjelaskan, penyebab nyeri lutut ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya adalah karena mager alias malas gerak.

Mengutip salah satu hasil penelitian, Ibrahim mengatakan, 50 persen beban tubuh itu ditopang oleh lutut. Jadi semakin berat tubuh seseorang, maka semakin mudah rusak lututnya.

Osteoporosis terjadi karena adanya pengapuran tulang. Ibrahim menjelaskan, semua orang niscaya terkena pengapuran.

"Tapi berbeda-beda waktunya, ada yang baru kena di usia 80 tahun atau 70 tahun atau di usia 60 tahun, bahkan sekarang ada di usia 35-40 tahun," papar Ibrahim.

Sementara itu, osteoartritis menyerang sendi dan kerap kali menyebabkan nyeri. Kerusakan jaringan lutut akibat osteoartritis dapat menimbulkan ketidakseimbangan sendi lutut serta memiliki kategori fase meradang dan tidak meradang.

Penyebab nyeri lutut beragam, mulai dari karena cidera, peradangan, pengapuran, dan sebagainya. Sebagian besar masalah pengapuran lah yang menjadi penyebab nyeri lutut, apalagi pengapuran ini pasti terjadi pada setiap manusia hanya saja dalam waktu yang berbeda-beda.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA