Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Makanan Terbaik untuk Jaga Kadar Gula Darah

Jumat 13 Dec 2019 08:30 WIB

Rep: MGROL 125/ Red: Reiny Dwinanda

Telur juga telah terbukti memiliki dampak positif pada kadar gula darah.

Telur juga telah terbukti memiliki dampak positif pada kadar gula darah.

Foto: Flickr
NHS merekomendasikan sejumlah makanan yang dapat membantu jaga kadar gula darah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Diabetes tipe 2 memengaruhi kadar gula darah (glukosa) seseorang. Kadar gula darah yang tidak terkontrol dengan baik dan terlalu tinggi, dapat menyebabkan sejumlah masalah, termasuk gagal ginjal, penyakit borok pada kaki, penyakit jantung, serta strok.

Baca Juga

Sejatinya, gula darah dapat dikendalikan oleh beberapa perubahan gaya hidup sederhana, seperti mengonsumsi makanan yang sehat. Menurut National Health Service (NHS), pengidap diabetes tipe 2 sebetulnya boleh makan apa saja, namun penting bagi mereka untuk membatasi makanan tertentu.

Dilansir dari Express, menurut program pelayanan kesehatan masyarakat tersebut, orang harus mendapat asupan berbagai macam makanan, termasuk buah dan sayuran, dan beberapa makanan bertepung, seperti pasta. Akan tetapi, gula, lemak, dan garam harus seminimal mungkin.

Selain itu, sarapan, makan siang dan makan malam setiap hari juga tidak boleh terlewatkan. NHS menyarankan agar diabetesi tipe dua untuk sarapan dengan mengonsumsi makanan yang dapat membantu menjaga kadar gula.

Diabetes UK merekomendasikan resep yang mencakup ikan laut segar dan paprika asap. Lembaga tersebut tidak menyarankan untuk mengonsumsi ikan asap yang tinggi garam.

Terlalu banyak garam dapat meningkatkan risiko diabetes seseorang. Sementara itu, ikan berlemak, seperti salmon, adalah sumber asam lemak omega-3, DHA, dan EPA. Penting bagi penderita diabetes yang memiliki peningkatan risiko penyakit jantung dan strok untuk mendapatkan lemak tersebut secara teratur.

Makanan lain yang juga dapat membantu mengelola diabetes adalah yang mengandung kapsaisin, seperti paprika. Komponen aktif dari cabai itu dapat berpengaruh terhadap gen yang terlibat dalam kontrol gula darah dan menghambat enzim yang memecah gula dalam tubuh.

Selain itu, kapsaisin juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Sebuah studi yang dilakukan selama empat pekan dengan melibatkan 42 ibu hamil dengan diabetes yang mengonsumsi suplemen kapsaisin sebanyak 5 mg setiap hari menunjukkan, jika dibandingkan dengan plasebo, kapsaisin secara signifikan dapat menurunkan kadar gula darah setelah makan.

Selain itu, telur juga telah terbukti memiliki dampak positif pada kadar gula darah. Sebuah studi pada 2018 menunjukkan, makan telur secara teratur dapat meningkatkan glukosa darah seseorang dengan diabetes, pradiabetes, atau diabetes tipe 2. Hal tersebut membuat para peneliti menyarankan mengonsumsi satu telur per hari agar dapat mengurangi risiko seseorang terkena diabetes.

Sementara itu, cara lain untuk menurunkan kadar gula darah, selain makan makanan sehat, adalah untuk selalu aktif. Menurut NHS, latihan fisik membantu menurunkan kadar gula darah seseorang sehingga disarankan harus membidik aktivitas 2,5 jam seminggu.

"Seseorang bisa aktif di mana saja, selama apa yang  dilakukan membuat seseorang merasa lelah. Ini bisa berupa berjalan cepat, menaiki tangga, melakukan pekerjaan rumah yang lebih berat, dan juga berkebun,” jelasnya.

Langkah terakhir yang disarankan NHS ialah menurunkan berat badan. Jika seseorang kelebihan berat badan, menurunkan bobot juga akan membuat tubuh lebih mudah menurunkan gula darah.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA