Sabtu, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 Januari 2020

Sabtu, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 Januari 2020

Mandi Es Setelah Olah Raga tidak Bermanfaat untuk Otot

Jumat 06 Des 2019 02:35 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Gita Amanda

Mandi dengan air es setelah olah raga tak bermanfaat untuk otot.

Mandi dengan air es setelah olah raga tak bermanfaat untuk otot.

Foto: Republika/Mardiah
Sebaliknya kebiasaan ini bisa mengurangi pembentukan protein di otot.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Sejumlah atlet yang sukses seperti Andy Murray dan Jessica Ennis-Hill dikenal sering memilih mandi dengan air es setelah berolah raga. Hal ini dilakukan karena dipercaya dapat mempercepat proses regenerasi sel otot.

Dilansir Times Now News, penelitian terbaru menunjukkan bahwa mandi dengan air es justru tidak membantu untuk memperbaiki dan membangun otot dari waktu ke waktu. Sebaliknya, kebiasaan ini bisa mengurangi pembentukan protein di otot.

Menurut para ahli kesehatan, dibandingkan mandi dengan air es, lebih baik melakukan pijat setelah berolah raga. Selain itu, mengkonsumsi protein sebelum tidur, serta minum banyak air juga bisa dilakukan untuk mendapatkan manfaat lebih besar.

Mandi air es atau juga dikenal sebagai berendam di air dingin kerap dikatakan sebagai strategi populer untuk pemulihan pascaberolah raga. Secara khusus adalah bagi mereka yang menghabiskan waktu berjam-jam dan berhari-hari untuk melakukan kegiatan itu, serta beradaptasi dengan latihan yang harus dilakukan berminggu-minggu, atau hingga berbulan-bulan.

“Mandi es memiliki sifat peremajaan dan menyegarkan yang dapat membantu seseorang menjadi aktif, namun bukan untuk dapat meregenerasi otot dengan cepat karena ilmu di balik kesimpulan ini tidak kuat,” ujar Gaurav Rathore, direktur asosiasi di Department of Orthopedics and Joint Replacement, Jaypee Hospital di Noida, India.

Menurut peneltiian dari Thestudy yang diterbitkan dalam Journal of Physiology, mandi dengan air es sangat tidak efektif untuk mereka yang sedang beradapatasi dalam berolahraga. Gagasan di balik mandi air es adalah untuk mengurangi peradangan dan bukan untuk memperbaiki atau membangun otot.

Selain itu, tujuan dari mandi es adalah untuk mengurangi pembengkakan setelah sakit yang terjadi karena latihan. Mandi air es juga bisa menjadi alternatif fisioterapi dan latihan penguatan.

“Tidak ada efek pada regenerasi protein baru di otot dari mandi es,” kata Yash Gulati, konsultas senior, sekaligus dokter ahli edah ortopedi di Rumah Sakit Apollo Indraprastha di New Delhi.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA