Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

Teh Pisang, Apa Kegunaannya?

Kamis 05 Dec 2019 09:21 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Indira Rezkisari

Buah pisang.

Buah pisang.

Foto: Pexels
Teh pisang dibuat dengan merebus pisang di air, bisa dengan kulitnya atau tidak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banana tea atau teh pisang sekarang jadi alternatif unik untuk diet sehat. Secara terpisah, pisang dan teh sangat masuk akal. Tapi, ketika dicampur keduanya menjadi ramuan yang tidak biasa.

Teh pisang, seperti apa rasanya? Apa manfaat kesehatannya? Haruskah itu dimasukkan dalam diet? Berikut penjelasannya, dilansir dari The Indian Express.

Pisang adalah salah satu buah yang paling populer di dunia. Pisang ditemukan dan dikonsumsi sepanjang tahun.
Buah ini manis dan sehat dan memiliki banyak manfaat. Bahkan kulit buahnya dikatakan memiliki manfaat kesehatan yang menarik. Buah ini berfungsi sebagai bahan utama dalam banyak resep makanan. Dari gorengan dan keripik hingga makanan penutup dan camilan sarapan, pisang dianggap sangat penting.

Sekarang, pisang juga dikonsumsi dengan teh. Ramuan teh pisang disebut dapat membuat rileks.

Bagaimana cara membuatnya?

Prosesnya cukup sederhana. Untuk membuat teh pisang, Anda harus terlebih dahulu mencelupkan seluruh pisang ke dalam air mendidih, sebelum mengeluarkannya dan minum cairannya.

Teh dapat dibuat dengan atau tanpa kulit, tergantung pada preferensi Anda.  Ketika dibuat dengan kulitnya, teh disebut teh kulit pisang. Perlu dicatat bahwa teh kulit pisang tinggi serat, dan karena itu, membutuhkan waktu lebih lama untuk dipersiapkan.

Untuk meningkatkan rasa ramuan ini sehingga Anda dapat mengonsumsinya secara teratur, tambahkan sedikit kayu manis atau madu ke dalamnya.

Teh pisang paling sesuai dinikmati di malam hari, karena membuat rileks hingga membantu tidur nyenyak.  Meskipun nilai nutrisinya yang terperinci belum ada, teh pisang ini cenderung kaya akan kalium, magnesium, mangan, tembaga, dan vitamin B6, yang semuanya ditemukan dalam pisang. Jangan khawatir tentang kalori, karena teh ini hanya memiliki sari pisang dan bukan buah utuh itu sendiri.

Jika Anda mencari kebaikan buah, maka minuman itu mungkin tidak memiliki semuanya. Tetapi waktu pembuatan ramuan yang lebih lama dapat meningkatkan konsentrasi nutrisi.

Teh dapat mencegah kembung, mengingat tingginya potasium, yang diketahui mengatur keseimbangan cairan dan tekanan darah. Ini mungkin juga baik untuk jantung, karena penelitian telah membuktikan bahwa kalium dan magnesium membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Karena, menurut sebuah penelitian, diet kaya kalium mengurangi risiko strok hingga 27 persen.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA