Saturday, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 January 2020

Saturday, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 January 2020

Inilah Kelebihan Hunian di Kawasan TOD

Rabu 04 Dec 2019 20:36 WIB

Red: Hiru Muhammad

Hunian yang teritegrasi dengan sarana tra sportasi massal (TOD) menjadi pilihan menarik bagi wqrga perkotaan. Tampak salah satu ilustrasi suasana hunian TOD.

Hunian yang teritegrasi dengan sarana tra sportasi massal (TOD) menjadi pilihan menarik bagi wqrga perkotaan. Tampak salah satu ilustrasi suasana hunian TOD.

Foto: Dok Istimewa
efisiensi waktu akan lebih maksimal apabila menggunakan LRT

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Konsep pembangunan hunian terintegasi sarana transportasi publik atau transit oriented development (TOD) diharapkan dapat menjadi salah satu solusi masalah hunian di perkotaan.

Harapan itu kian menjadi kenyataan setelah beroperasinya LRT di sejumlah ruas ibu kota dan sekitarnya dan selesainya pembangunan sejumlah apartemen. "Konsep hunian TOD ini akan menjadi tren hunian dan transportasi masa depan seperti di negara maju," kata Direktur Pemasaran dan Pengelolaan Properti PT Adhi Commuter Properti (ACP) Hanif Setyo Nugroho, dalam keterangan tertulisnya Rabu (4/12).

Menurutnya, efisiensi waktu akan lebih maksimal apabila menggunakan LRT. Sebagai contoh dengan menggunakan LRT berkecepatan rata-rata 60 kilometer perjam, perjalanan dapat ditempuh hanya 28 menit untuk rute Bekasi Timur-Cawang. Artinya ada efisiensi waktu mencapai 1,5 jam atau sekitar 3 jam setiap harinya. 

Karena itu pihaknya berharap generasi muda untuk berhitung lebih kritis, terutama dalam memilih hunian.  Karena apabila membelinya nanti saat semuanya sudah beroperasi harganya akan semakin tidak terjangkau. "Kami ingin merasakan experience perjalanan rumah ke kantor dengan menikmati perjalanan menggunakan transportasi modern yang nyaman dan cepat,” tuturnya.

Pihaknya kini juga sedang menyelesaikan pembangunan proyek apartemen Green Avenue, bagian dari LRT City seluas 1,9 hektar. Hunian vertikal ini  terdiri dari tiga gedung dengan total nilai investasi mencapai Rp 1,5 Triliun. Untuk gedung pertamanya sejak dipasarkan bulan April lalu, penjualannya sudah lebih dari 50 persen. 

ACP juga mempunyai proyek lain di sepanjang jalur LRT Jabodebek diantaranya LRT City Bekasi-Eastern Green (Bekasi), LRT City Sentul-Royal Sentul Park (Bogor), LRT City Jatibening Baru-Gateway Park (Bekasi), LRT City Jakarta-Urban Signature (Jakarta Timur), Oase Park-Member of LRT City (Ciputat), Cisauk Point–Mem¬ber of LRT City (Cisauk) dan lainnya. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA