Sabtu, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 Januari 2020

Sabtu, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 Januari 2020

Si Kecil Dermatitis Atopik, Kapan Harus ke Dokter?

Rabu 04 Des 2019 06:30 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

Dermatitis atopik. Orang tua perlu mengetahui kapan dermatitis atopik anak perlu diperiksakan ke dokter.

Dermatitis atopik. Orang tua perlu mengetahui kapan dermatitis atopik anak perlu diperiksakan ke dokter.

Foto: ist
Orang tua perlu mengetahui kapan dermatitis atopik anak perlu diperiksakan ke dokter.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dermatitis atopik atau lebih dikenal sebagai eksim merupakan sebuah kelainan pada kulit yang ditandai dengan munculnya ruam atau kemerahan pada kulit. Masalah kulit ini cukup sering ditemukan pada bayi dan anak-anak.

"Biasanya pada anak muncul di usia dua atau tiga bulan," ungkap spesialis kulit dan kelamin dr Anna Juniawati Putri Gunawan SpKK dalam peluncuran Skin Barrier Body Moisturizer di ERHA Derma Center Kemanggisan, Jakarta.

Ada beberapa gejala awal dari dermatitis atopik yang bisa diwaspadai oleh orang tua. Salah satu di antaranya adalah ruam kemerahan yang muncul tiba-tiba pada anak. Ruam ini biasanya disertai juga dengan rasa gatal.

Selain ruam dan rasa gatal, kulit anak dengan dermatitis atopik cenderung kering dan bahkan kasar. Bila dibiarkan, kulit yang kasar ini bisa menebal dan bersisik.

"Akan lebih parah bila anak 'rajin' menggaruk. Alihkan ke aktivitas lain supaya dia (anak) lupa dan tidak menggaruk," kata Anna.

Kebiasaan menggaruk, menurut Anna, juga dapat menyebabkan kulit menjadi lecet. Alhasil, kulit akan terasa perih bila terkena air atau dipakaikan produk pelembap. Oleh karena itu, orang tua perlu mencegah dan mengurangi kebiasaan menggaruk pada anak dengan dermatitis atopik.

"Biasanya, kulit yang bersisik ini bisa retak, seperti sawah kering," jelas Anna.

Kebiasaan menggaruk juga bisa menyebabkan terjadinya luka terbuka pada kulit. Luka terbuka ini bisa menjadi pintu masuk bagi bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.

Anak dengan dermatitis atopik juga biasanya menunjukkan gejala sulit tidur. Kesulitan untuk tidur ini terjadi karena kulit terasa sangat gatal akibat dermatitis atopik yang kambuh.

"Sulit tidur karena gatal," ujar Anna.

Orang tua juga perlu mengetahui kapan anak sebaiknya dibawa ke dokter. Orang tua disarankan untuk membawa anak mereka ke dokter bila ruam yang muncul tampak sangat merah.

"Kedua, kalau mereka tidak bisa tidur, rewel, karena gatal. Itu sudah harus dibawa karena sudah mengganggu aktivitas," tutur Anna.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA