Jumat, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 Desember 2019

Jumat, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 Desember 2019

E-Baby akan Marak di Inggris pada 2037

Selasa 03 Des 2019 18:06 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Indira Rezkisari

Di tahun-tahun mendatang diperkirakan akan lahir lebih banyak E-Baby, alias bayi yang orang tuanya pertama bertemu secara daring.

Di tahun-tahun mendatang diperkirakan akan lahir lebih banyak E-Baby, alias bayi yang orang tuanya pertama bertemu secara daring.

Foto: pixabay
E-Baby adalah bayi yang lahir dari orang tua yang bertemu secara daring.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pada tahun 2037, akan ada lebih banyak bayi di Inggris yang lahir dari orang tua yang bertemu secara daring dibandingkan dengan mereka yang bertemu secara offline atau luring.

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Imperial College Business School, 40 persen bayi yang lahir dalam dekade berikutnya akan menjadi "e-baby". Artinya mereka yang lahir dari orang tua yang bertemu di aplikasi atau situs kencan.

Dilansir dari Independent, disebutkan prediksi ini diterbitkan dalam laporan Future of Dating, yang disusun berdasarkan data dari platform eHarmony dan proyeksi kelahiran saat ini dari Kantor Statistik Nasional (Office for National Statistics).

Laporan ini juga menemukan hampir satu dari tiga (32 persen) hubungan yang dimulai antara 2015 dan 2019 dimulai lewat daring. Angka tersebut dibandingkan dengan hanya satu dari lima (19 persen) antara 2005 dan 2014.

Para peneliti memperkirakan bahwa angka-angka ini akan meningkat secara dramatis pada tahun 2030, ketika mereka memperkirakan bahwa lebih dari setengah hubungan yang terbentuk akan dimulai secara daring.

“Dunia digital telah memperlancar proses kencan daring, membuatnya lebih mudah untuk menemukan seseorang sambil memastikan bahwa mereka sesuai dengan kriteria Anda," kata Dr Paolo Taticchi, kepala sekolah di Imperial College Business School. "2035 akan menjadi tahun instrumental untuk menemukan cinta dan memulai era baru kencan abad ke-21," tambahnya.

Temuan ini mengikuti penelitian serupa dalam hubungan romantis daring yang dilakukan oleh aplikasi kencan Badoo, yang mengamati jenis orang yang paling sukses di platformnya. Dengan melihat 5.000 penggunanya, para peneliti menemukan bahwa kejujuran adalah salah satu sifat yang paling menarik di dunia maya, dengan 'hidup bersama orang tua' di antara karakteristik yang paling tidak menarik.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA