Jumat, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 Desember 2019

Jumat, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 Desember 2019

Cara Tertidur Bagi Penderita Insomnia Kronis

Senin 02 Des 2019 02:50 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Nora Azizah

Tidur (Ilustrasi)

Tidur (Ilustrasi)

Foto: Pixabay
Sekitar 10 persen orang di dunia menderita insomnia kronis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Terkadang semakin stres hari-hari kita, semakin sulit untuk menenangkan otak untuk tidur di malam hari. Faktanya, lebih dari 30 persen orang mengalami serangan insomnia, dan tingkat insomnia secara keseluruhan telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Dilansir melalui quickanddirtytips.com, Senin (2/12), sekitar 10 persen orang memiliki Insomnia kronis yang membutuhkan pendekatan yang berbeda. Cirinya yakni Anda sulit tidur setidaknya beberapa kali per minggu. Ini telah terjadi terus menerus selama lebih dari sebulan. Ini secara signifikan menghalangi fungsi Anda atau menyebabkan Anda tertekan.

Alih-alih berjuang melawan otak Anda, bagaimana jika Anda bekerja dengan otak sibuk Anda agar bisa tidur? Berikut tips untuk menenangkan pikiran agar Anda dapat tidur.

Baca Juga

Beri 'waktu berpikir khawatir' pada siang hari
Sisihkan waktu 15-30 menit di siang hari, bukan di waktu tidur, terutama untuk khawatir.  Selama waktu ini, Anda tidak akan melakukan apa pun selain khawatir. Anda bahkan tidak diizinkan melakukan pekerjaan rumah atau melakukan banyak tugas dengan cara lain. Sebaliknya, berkonsentrasilah 100 persen untuk mengkhawatirkan hal-hal yang tidak dapat Anda kendalikan. Dan habiskan kekhawatiran Anda pada saat itu.

Malamnya, usahakan agar pikiran Anda tidak berpikir mengenai hal itu pada malam harinya. Dan jika masih ada yang dikhawatirkan, tegaskan pada pikiran Anda bahwa itu akan dilanjutkan esok harinya.

Menulis di buku harian
Tulis hal-hal apapun yang membuat Anda khawatir di buku harian atau jurnal. Ini merupakan cara untuk memastikan otak Anda bahwa Anda tidak akan melupakan apa yang Anda pikirkan sebelumnya.

Pikirkan suatu adegan
Pernahkah Anda memperhatikan seberapa cepat pikiran Anda dapat berputar?  Itu karena otak kita adalah mesin bahasa, yang dirancang untuk menjadi sangat baik dalam bercerita menggunakan kata-kata. Otak kita memberi tahu untuk membantu kita memahami dunia.

Jika kita membiarkan mereka, otak kita dapat berlomba melalui cerita-cerita ini dengan kecepatan 100 mil per jam, sehingga sangat sulit untuk turun dari kereta cerita mana pun.

Berita baiknya adalah ada jenis pemikiran lain yang berjalan jauh lebih lambat daripada mode bercerita standar otak Anda, gambar.  Saat Anda berjalan melewati sebuah adegan dalam pikiran Anda, akan jauh lebih mudah untuk mengendalikan langkahnya.

Anda dapat meluangkan waktu untuk berjalan dari kamar ke kamar di rumah yang dibayangkan, atau dari pohon ke pohon melalui memori jejak hutan favorit Anda. Cobalah untuk membenamkan diri Anda sepenuhnya dalam adegan, menggunakan kelima indera.

Seperti apa hutan itu?  Bagaimana suhunya?  Apakah ada angin sejuk, atau sangat hangat? Apa yang kamu cium? Lihatlah hanya satu daun di pohon, warnanya apa? Bagaimana rasanya di antara jari-jari Anda?

Bernapas Tenang dan Perhatikan Gerakan Tubuh Anda
Melakukan pemindaian tubuh mirip dengan menggunakan pencitraan.  Membawa pikiran Anda keluar dari pusaran pemikiran cepat linguistik dan ke ruang beralas yang lebih tentang panca indera. Di sini, alih-alih mengarahkan pikiran Anda melalui adegan yang dibayangkan, Anda akan menuntunnya melalui tubuh Anda.

Mulailah dengan memperhatikan napas Anda. Yang perlu Anda lakukan hanyalah bernapas dan perhatikan bagaimana rasanya. Gunakan napas berirama ini sebagai jangkar Anda di seluruh tubuh.  Setiap kali Anda terganggu oleh pikiran, dengan lembut bawa diri Anda kembali ke napas untuk berlabuh di sini.

Kemudian Anda perhatikan seluruh bagian tubuh Anda, dan gerakkan. Perhatikan bagaimana rasanya. Itu akan membantu Anda lebih fokus dan tenang.

Mendengarkan buku audio atau podcast
Jika otak Anda bersikeras untuk bercerita sekarang, Anda dapat memanjakannya dan mengalihkan perhatian Anda dari pikiran-pikiran yang mengganggu dengan menceritakannya dengan cerita yang berbeda.

Buku audio dan podcast bisa sangat membantu untuk ini. Pilih sesuatu yang secara keseluruhan cukup merata, tanpa terlalu banyak efek suara yang intens, suara yang agresif, atau musik yang bergerak cepat. Anda dapat menggunakan pengatur waktu tidur di aplikasi Audible, podcast, atau NPR Anda, selama sekitar 30 menit.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA