Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

Dengar Musik Sembari Berkendara Tekan Risiko Masalah Jantung

Kamis 21 Nov 2019 01:16 WIB

Rep: Febryan A/ Red: Reiny Dwinanda

Wanita menyetir mobil. Ilustrasi

Wanita menyetir mobil. Ilustrasi

Foto: Telegraph
Mendengarkan musik bisa menjadi cara mencegah stres saat berkendara di jam sibuk.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berkendara saat jam sibuk ataupun sebagai pengemudi pemula bisa dipastikan membuat stres. Kondisi semacam itu pada akhirnya berakibat buruk pada jantung. Namun, peneliti menemukan solusi sederhana untuk masalah ini, yakni dengan mendengarkan musik sembari berkendara.

Baca Juga

Penelitian sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa stres bisa jadi pemicu utama masalah jantung atau kardiovaskular. Gangguan kesehatan tersebut dialami hampir setengah remaja Amerika Serikat berusia 20 tahun ke atas.

Maanfaat musik untuk menekan stres saat mengemudi merupakan hasil riset gabungan peneliti dari sejumlah universitas ternama, yakni São Paulo State University, Brasil, Oxford Brookes University di Inggris, dan University of Parma di Italia. Hasil riset dipublikasikan dalam jurnal Complementary Therapies in Medicine.

"Kami menemukan bahwa tekanan jantung pada peserta percobaan kami berkurang dengan mendengarkan musik saat mereka mengemudi," kata peneliti utama Prof Vitor Engrácia Valenti sebagaimana dikutip dari laman Medical News Today, Rabu (20/11).

Penelitian itu melakukan eksperimen dengan lima orang perempuan yang tak biasa mengemudi. Pertama, mereka diminta untuk mengemudi selama 20 menit di jalanan padat selama sepanjang tiga kilometer. Lalu, pada hari berikutnya, mereka diminta melakukan hal yang sama, tapi sembari mendengarkan musik instrumental.

Hasilnya, para peneliti itu memang menemukan bahwa musik santai bisa menjadi cara mudah untuk mencegah stres. Terlebih ketika mengemudi saat jalanan padat.

"Mendengarkan musik bisa menjadi tindakan pencegahan yang mendukung kesehatan kardiovaskular dalam situasi stres berat, seperti mengemudi selama jam sibuk," ucap Valenti.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA