Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Masih Ragu Cokelat Punya Segudang Manfaat?

Jumat 15 Nov 2019 17:12 WIB

Red: Nora Azizah

Cokelat (Ilustrasi)

Cokelat (Ilustrasi)

Foto: Flickr
Cokelat mengandung sejumlah manfaat yang baik bagi tubuh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cokelat, siapa sih, yang nggak suka? Cokelat memiliki banyak penggemar, mulai dari kaum milenial hingga kalangan “kolonial”, pria maupun perempuan, pelajar hingga guru, semuanya suka. Citarasa cokelat memang begitu lezat dan nikmat tiada tara.

Manfaat cokelat sedikit 'ternodai' oleh kepercayaan kuno yang mengatakan bahwa makan cokelat bisa menimbulkan jerawat. Tentunya kepercayaan ini tanpa dasar ilmiah yang kuat. Jerawat disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes, obat tertentu, kosmetika, faktor genetik, kotornya kulit wajah, dan sebagainya.

Cokelat dipercaya melindungi jantung (efek kardioprotektif) dari kandungan asam gallat dan epikatekin flavonoidnya. Kandungan flavonoid di cokelat, terutama katekin, epikatekin, dan prosianidin bermanfaat untuk membantu sistem kardiovaskuler dengan menurunkan kadar kolesterol, mengurangi peradangan (inflamasi), dan mencegah terjadinya gumpalan darah.

Dosis rata-rata flavonoid yang direkomendasikan oleh para ahli sekitar 400 miligram per hari. Dosis itu sama dengan delapan batang cokelat hitam (dark chocolate) atau 30 batang cokelat susu. Masalahnya, jika Anda mengonsumsi cokelat tersebut, maka secara otomatis Anda juga mengonsumsi semua kalori dan gula yang terkandung di dalamnya.

Sebagai solusi, Anda dapat membeli produk cokelat dengan konsentrasi pekat. Bila Anda membeli cokelat, pilihlah dark chocolate atau yang mengandung lebih dari 70 persen cokelat atau lebih. Semakin tinggi kandungan cokelat, semakin baik bagi kesehatan Anda.

Baca Juga

 

photo
Cokelat batang (Ilustrasi)


Dark chocolate diformulasikan dengan cairan cocoa bean dengan persentase lebih tinggi daripada coklat susu. Oleh karena itu, kandungan flavonoid dark chocolate lebih tinggi daripada coklat susu. Hal ini penting diketahui, mengingat tidak semua cokelat merupakan sumber flavonoid yang baik.

Cokelat juga dapat menurunkan tekanan darah manusia, hal ini telah dibuktikan oleh Dr. David Katz, profesor di Universitas Yale. Studi lain, cokelat bermanfaat untuk mengurangi risiko menderita stroke. Pelepasan kadar serotonin di otak juga dapat dirasakan sebagai salah satu manfaat coklat untuk membangkitkan rasa senang dan sensasi nyaman.

Tentang manfaat cokelat pada penderita kanker, masih kontroversial. Sebagian ahli setuju (cokelat bermanfaat), sebagian ahli menolak (cokelat penyebab kanker). Tentunya kita tinggal menunggu atau malah melakukan riset yang membuktikan kebenaran bahwa cokelat berpotensi menyembuhkan kanker.

Berbagai manfaat cokelat ini sangat dirasakan oleh para ahli sehingga mereka sampai berkumpul di Milan Italia pada tanggal 2 Maret 2007, pada konferensi Internasional bertema 'Chocolate, Lifestyle, and Health'.

Bila manusia merasakan manfaat cokelat, maka tidak demikian dengan hewan. Makanya, jangan coba-coba memberikan cokelat ke anjing, kucing, kuda, burung nuri, beo. Mengapa? Karena zat teobromin yang terkandung di dalam cokelat tidak dapat dimetabolisme atau dicerna oleh usus mereka. Efek paling tragis adalah kematian. Kasihan mereka, kan?

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA