Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Kesalahan Pengguna Lensa Kontak yang Bahayakan Mata

Kamis 14 Nov 2019 08:42 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Indira Rezkisari

Lensa kontak.

Lensa kontak.

Foto: Flickr
Kesalahan pertama pengguna lensa kontak adalah tidak berkonsultasi ke dokter.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selain menggunakan kacamata, lensa kontak juga banyak digunakan sebagai alternatif memperjelas penglihatan. Namun sayangnya, pengguna lensa kontak seringkali melakukan kesalahan-kesalahan fatal yang bisa membahayakan kesehatan mata.

Ketua Contact Lens Service JEC Dr. Tri Rahayu, SpM, FIACLE mengungkap beberapa kesalahan pengguna lensa kontak. Kesalahan pertama yaitu masih banyak orang yang menggunakan kontak lensa tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Padahal menurut Tri, penggunaan kontak lensa harus disesuaikan dengan kebutuhan dan masalah mata. Termasuk mempertimbangkan kadar air mata.

"Nah selama ini banyak yang langsung saja pakai lensa kontak, tanpa periksa ke dokter. Padahal penting konsul itu, karena nanti akan dicek seperti apa kondisi mata dia, lalu diukur kadar air matanya. Karena kalau kadar air mata kurang, dia harus pakai lensa kontak khusus," kata Tri saat diwawancarai di Bunga Rampai Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/11).

Kesalahan kedua yaitu masih banyak orang yang membeli kontak lensa hanya berdasarkan harga murah, tanpa memerhatikan kualitas materialnya. Padahal jika kualitas material lensa kontak tidak aman bagi mata, itu bisa memicu iritasi.

Untuk kesalahan selanjutnya yaitu penggunaan lensa kontak dalam jangka waktu lama. Menurut Tri, idealnya lensa kontak digunakan selama 8 jam per hari. Jika lebih dari itu, atau bahkan terbawa tidur, maka bisa memicu berbagai masalah mata.

"Yang perlu diperhatikan dalam penggunaan lensa kontak itu adalah asupan oksigen ke kornea. Jika asupan oksigennya semakin rendah maka itu bisa menimbulkan beberapa masalah pada mata," jelas Tri.

Tri juga mengungkap, selama ini banyak pengguna yang tidak mematuhi ketentuan pemakaian lensa kontak. Misalnya, dalam ketentuan ditetapkan bahwa lensa kontak hanya boleh dipakai untuk satu bulan. Namun karena pengguna merasa lensa kontak itu masih bagus, ia terus memakainya meski telah melewati batas ambang ketentuan pakai.

Dia menganjurkan kepada semua pemakai lensa kontak untuk lebih waspada terhadap kesehatan mata. Karena mata merupakan salah satu aset penting dalam kehidupan, sehingga harus dijaga dengan sebaik mungkin.



Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA