Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Dua Minuman yang Direkomendasikan Saat Sakit

Jumat 15 Nov 2019 01:10 WIB

Red: Nora Azizah

Air kelapa

Air kelapa

Foto: flickr
Minuman bermanfaat untuk mengembalikan dan menjaga sistem kekebalan tubuh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cuaca ekstrem sedang melanda Indonesia. Peralihan musim panas ke hujan biasanya menjadi celah datangnya penyakit, entah itu flu atau batuk.

Meski tergolong ringan, dua penyakit ini sungguh mengganggu. Flu berat bahkan bisa membuat para pekerja terpaksa bolos. Sementara batuk ringan sangat mengganggu nafsu makan.

Untungnya, dua jenis sakit ini ternyata bisa di atasi dengan mengonsumsi minuman yang bermanfaat. Bahkan, dua minuman ini tidak perlu membuat seseorang pergi ke toko obat.

Ahli Diet dan Gizi, Tracy Lockwood Beckerman RD, mengungkapkan bahwa banyak orang memandang rendah peran makanan dan minuman di sekitar saat terserang flu. Padahal, bila sudah terkena penyakit, makanan dan minuman sehat bisa menyembuhkan dalam waktu singkat.

"Jika kita sering pergi ke toilet atau demam, ini menjadi tanda kita kehilangan banyak cairan," ujar Beckerman, dilansir melalui wellandgood.com, Jumat (15/11).

Beckerman mengatakan, saat tubuh merasa kurang sehat, air kelapa menjadi minuman yang direkomendasikan. Pasalnya, air kelapa memiliki kandungan elektrolit lebih banyak daripada air biasa.

"Anggap saja ini sebagai pedialyte alami," jelas Beckerman.

Selain air kelapa, Beckerman juga merekomendasikan meminum teh hangat saat tubuh kurang sehat. Selain menghangatkan tubuh, teh hangat juga bisa membuat perasaan menjadi lebih nyaman saat sakit.

"Teh hangat juga berguna melonggarkan hidung yang tersumbat," kata Beckerman.

Jenis teh hangat yang direkomendasikan Beckerman adalah teh hijau. Selain menghangatkan, teh hijau juga bisa mengembalikan sistem kekebalan tubuh.

Namun, jenis teh apapun boleh dikonsumsi saat sakit. Alangkah lebih baik bila teh hangat juga dicampur madu yang dikenal sebagai anti bakteri.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA