Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

Pemenang Electric Jakarta Marathon 2019 Dapat Insentif

Senin 11 Nov 2019 01:40 WIB

Red: Satria K Yudha

Peserta berlari saat mengikuti Electric Jakarta Marathon 2019 di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Ahad (27/10).

Peserta berlari saat mengikuti Electric Jakarta Marathon 2019 di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Ahad (27/10).

Foto: Republika/Prayogi
Jumlah peserta lokal dan mancanegara melebihi target yang ditetapkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT PLN (Persero) memberikan insentif kepada para pemenang Electric Jakarta Marathon 2019. Insentif diberikan kepada 50 pemenang di semua kategori. 

 

PLN yang merupakan sponsor utama ajang lari internasional tersebut memberikan insentif karena pencapaian  penyelenggaraan Electric Jakarta Marathon 2019 pada 27 Oktober 2019 dianggap lebih baik dibanding tahun sebelumnya, dari segi operasional lintasan lari, catatan waktu, hingga animo para pelari.

 

Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan, pemberian insentif juga sebagai wujud komitmen dalam menjadikan energi optimisme sebagai bagian dari gerakan sosial. 

 

"Kami juga ingin menegaskan bahwa kami yang terdepan sebagai influencer energy bagi kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Inten dalam siaran pers, Ahad (10/11). Pemberian insentif dilakukan secara simbolis dalam acara family gathering PLN, di Jakarta, kemarin.

 

Inten menambahkan, PLN berkomitmen memenuhi harapan Presiden Joko Widodo agar perusahaan BUMN mampu menjadi garda terdepan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul, berkualitas, dan juga sehat.

 

"Kami akan buat program yang diharapkan menjadikan salah satu olahraga cabang atletik ini sebagai bagian dari kebersamaan kami,” ucap Inten. 

 

CEO Inspiro Ndang Mawardi mengatakan,  Electric Jakarta Marathon 2019 mencetak sejumlah pencapaian. Jumlah peserta yang tadinya ditargetkan mencapai 15 ribu orang, ternyata melampaui target, yaitu 16.500 peserta. Jumlah itu lebih tinggi dari kepesertaan tahun lalu yang mencapai 12.500 orang. 

 

“Demikian juga dengan jumlah peserta dari mancanegara yang tahun lalu mencapai 1.078 peserta yang berasal dari 38 negara, tahun ini melonjak menjadi 1.434 peserta dari 45 negara,” jelas Ndang. 

 

Ada lima kategori nomor lari yang dilombakan, yakni Full Marathon (42,195 km), Half Marathon (21 km), 10K (10 km), 5K (5 km), dan Maratoonz (1 km) untuk anak-anak usia 5–10 tahun.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA