Jumat, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 Desember 2019

Jumat, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 Desember 2019

Coba Cara Ini untuk Kecilkan Lingkar Perut

Jumat 15 Nov 2019 08:00 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda

Berapa ukuran lingkar pinggang Anda?

Berapa ukuran lingkar pinggang Anda?

Foto: Republika
Orang dengan lingkar perut besar berisiko terserang penyakit metabolik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jangan sepelekan jika Anda atau orang terdekat memiliki lingkar perut yang besar. Bagi penduduk Indonesia, lingkar perut laki-laki lebih dari 90 sentimeter dan perempuan lebih dari 80 sentimeter cenderung berisiko mengidap sindrom metabolik.

"Orang dengan lingkar perut besar pasti status gizinya lebih berisiko. Kelebihan berat badan ini bisa dikurangi dengan pengaturan pola makan dan melakukan latihan fisik," kata pakar gizi Rita Ramayulis pada acara "Soyjoy Nutritionist Gathering 2019".

Rita menjelaskan, sindrom metabolik adalah kumpulan berbagai gejala perubahan reaksi kimia dalam tubuh yang meningkatkan risiko serangan jantung dan penyakit kardiovaskuler. Kondisi itu merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Besarnya lingkar perut adalah satu dari empat gejala tersebut. Faktor risiko lain yaitu peningkatan kadar glukosa darah, peningkatan tekanan darah, serta perubahan profil dari lipid darah (kolesterol, LDL, dan trigliserida).

Selain makan dengan nutrisi seimbang, Rita menyarankan peningkatan aktivitas fisik rutin setiap hari. Ketua Indonesia Sport Nutritionist Association (ISNA) itu menjelaskan, aktivitas fisik dilakukan dengan meningkatkan denyut jantung. 

Contohnya, berjalan kaki dengan langkah yang lebih cepat dari biasanya (tidak termasuk jalan santai), senam bersama, atau peregangan. Apabila tidak sanggup melakukan aktivitas fisik, Rita menyarankan pindah ke latihan fisik.

"Bedanya, gerakan pada latihan fisik ada strukturnya, ada frekuensinya, ada durasi, dan tempo. Lakukan minimal tiga sampai empat kali sepekan supaya status gizi normal. Kalau mau bagus, lakukan keduanya, aktivitas dan latihan fisik," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA