Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Awas! Marak Penipuan Beli Mobil Murah, Ini Tip Hindarinya

Jumat 08 Nov 2019 09:15 WIB

Rep: cermati.com/ Red: cermati.com

.

.

Jika ada yang menawarkan harga jual mobil tak wajar, jangan senang dulu. Perhatikan dengan seksama sebelum jadi korban penipuan mobil murah yang sedang marak.

cermati.com /q_70/loh9fmfuxjx0h4e1j9cq" alt="Jual Beli Mobil" width="612" height="367" />
Ilustrasi jual beli mobil

Baca Juga

Cermati.com, Jakarta – Ada saja cara orang untuk mencari keuntungan. Bahkan berbagai modul dilakukan demi meraup pundi-pundi rupiah, seperti penipuan berkedok mobil murah yang baru-baru ini ramai diberitakan.

Mendapatkan mobil murah yang sesuai dengan kantong memang menyenangkan. Tapi perlu diingat, semakin tak masuk akal harga suatu barang, maka makin tinggi pula potensi adanya modus penipuan.

Modus penipuan beli mobil murah memang bukan hal yang baru lagi. Terbaru, dugaan tipu-tipu beli mobil murah ini pun sudah memakan jumlah korban cukup banyak.

 

Kronologi Ratusan Orang Kena Tipu Modus Beli Mobil Murah

Penipuan Mobil Murah
Korban dugaan penipuan mobil murah di Bandung melapor via pikiranrakyat

Modus penipuan mobil murah ini terjadi di Bandung, Jawa Barat. Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP, M Rifai, menyebutkan setidaknya sudah ada sekira 295 orang yang menjadi korban dugaan penipuan mobil murah.

Dugaan modus penipuan beli mobil murah ini melalui promo ‘flash sale’ yang digelar oleh akumobil , di kota Bandung. Harga mobil murah yang ditawarkan untuk satu buah unit mobil oleh dealer Akumobil ini bahkan kurang dari seratus juta rupiah.

Harga mobil murah itu pun dibanderol sekitar Rp 50 juta per unitnya. Tak pelak mobil murah yang ditawarkan Akumobil itu pun diserbu pembeli yang mengidam-idamkan bisa segera punya mobil dengan harga terjangkau.

Namun yang terjadi, setelah para konsumen Akumobil membayarkan uang mulai dari Rp 50 juta untuk membeli mobil itu, tapi hingga 2-3 bulan berikutnya, unit mobil murah yang dibelinya itu tak kunjung tiba. Tak pelak uang miliaran rupiah milik seluruh pembeli pun melayang.

Untuk kasus ini, pihak Reskrim Polrestabes Bandung sudah menetapkan satu orang tersangka sebagai direktur utama di Akumobil dengan inisial BR diduga melakukan praktik penipuan mobil murah ini.

Baca Juga: Supaya Mobil Terbakar Aksi Kerusuhan Ditanggung Asuransi, Pilih Jenis Asuransi ini!

Waspadai Modus Penipuan Mobil Murah

Penipuan Beli Mobil
Ilustrasi penipuan jual beli mobil

Kendati penipuan mobil murah ini bukan kali pertama, dan sudah jadi cerita lama tentunya, tetap saja kajadian ini masih saja berulang dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, sebagai konsumen cerdas, sudah sepatutnya tetap menggunakan logika saat ingin membeli suatu produk.

Artinya, jika harga yang ditawarkan tidak masuk akal alias jauh lebih murah ketimbang harga secara umum, maka logikanya itu harus dipertanyakan. Bagaimana? Ada apa? Kok, bisa?

Logika yang harus dipakai saat membeli suatu produk, terlebih yang harganya mahal, maka langkah pertama yang harus dipertimbangkan adalah mencermati segala sesuatunya dengan baik. Ya kalau harga mobil itu ratusan juga, lalu ada yang menjual hanya puluhan juta, apa itu bisa dipercaya?

Kembali lagi, mencegah dan menghindari tindak dugaan penipuan itu haruslah dari diri sendiri, dengan waspada dan cerdas dalam membeli sesuatu barang.

Baca Juga: Ini Kelebihan Beli Mobil Baru Daripada Mobil Bekas

Tips Hindari Penipuan Beli Mobil Murah

Beli Mobil
Ilustrasi beli mobil

Agar tak menjadi korban tipu-tipu beli mobil murah, berikut selalu waspadalah terhadap model-model praktik modus penipuan. Berikut Cermati.com berikan tips menghindari penipuan beli mobil murah:

1. Apa Jenis Mobilnya?

Hal pertama yang harus diperhatiikan saat hendak membeli mobil adalah apa jenis mobil yang dijual. Apakah itu jenis mobil murah, atau justru mobil eksklusif alias mahal.

Tentu saja, antara mobil murah dan mobil eksklusif itu harganya berbeda, bahkan bisa sangat jauh bedanya. Antara ratusan juta dibanding dengan miliaran. Lalu, jika ada yang menawarkan jenis mobil mahal dengan harga murah, apakah masih percaya?

Sebagai contoh, mobil Alphard dengan mobil low cost green car Brio Satya itu jenis mobil yang sangat berbeda, bukan? Harganyapun pasti jauh berbeda.

2. Berapa Harga Mobil yang Ditawarkan?

Hal yang juga tak boleh luput dari perhatian adalah berapa harga mobil yang ditawarkan itu. Apakah harga mobil itu sesuai dengan jenis atau kondisi mobilnya? Atau justru bertolak belakang dengan standar harga yang seharusnya jadi nilai mobil tersebut.

Jadi, perhatikan harga jual mobil itu, apakah masuk akal atau tidak. Jika yang ditawarkan itu mobil eksklusif dengan harga ratusan juta bahkan hingga miliaran rupiah, tapi dijual dengan harga hanya puluhan juta dalam kondisi baru, maka harus diwaspadai. Bukan tak mungkin itu adalah modus penipuan.

Misalnya begini, mobil Alphard tipe 3.5 QA/T yang harga normalnya sekira Rp1,8 miliar, tapi dijual atau ditawarkan dengan harga Rp100 juta. Tentu ini akan jadi pertanyaan besar, bukan?

Kok bisa mobil yang dikenal dengan harganya cukup mahal itu hanya dijual seratus juta? Apa ini wajar? Lalu, apakah penjual itu tak butuh laba/untung dari bisnis jual-beli mobil itu?

3. Bagaimana Promo yang Dilakukan?

Selanjutnya, yang harus dipehatikan adalah bagaimana promo dari dealer tersebut. Apakah promonya masuk akal? Atau justru promo yang aneh.

Promo yang tak masuk akal dalam jual beli mobil adalah promo-promo yang biasa digunakan untuk membeli makanan atau baju dan lainnya, yakni beli 1 gratis 1. Jika ada dealer yang menjual mobil dengan promo buy one get one, beli mobil 1 gratis 1 unit mobil ini sudah seharusnya diwaspadai.

4. Lihat Apakah Mobil itu Baru atau Bekas?

Harga mobil baru dengan mobil bekas tentu saja berbeda. Sudah pasti harga mobil bekas lebih murah ketimbang mobil baru. Oleh karena itu, memperhatikan kondisi mobil yang dijual itu, apakah baru atau bekas sangat penting.

Jangan sampai mudah tergiur dengan penawaran mobil baru yang harganya sama seperti mobil bekas. Sebaiknya waspadai sebelum membelinya daripada menyesal nantinya.

5. Seperti Apa Rekam Jejak ‘Dealer’ Mobil itu?

Nah, yang tak boleh luput dari perhatian adalah bagaimana rekam jejak dari dealer mobil tersebut. Apakah dealer mobil itu resmi? Apakah sebelumnya tak pernah ada kasus dalam jual beli mobil? Sudah berapa lama dealer mobil itu beroperasi? Dan lainnya.

Pertanyaan-pertanyaan itu wajib diperhatikan dan menjadi pertimbangan sebelum memutuskan untuk membeli sebuah unit mobil dari toko tersebut. Jangan sampai hal itu terabaikan dan membuat menyesal di kemudian hari.

Dapatkan Mobil Idaman Tanpa Tipuan

Beli Mobil
Ilustrasi beli mobil baru

Punya mobil sendiri di zaman sekarang ini cukup dibutuhkan. Apalagi bila sudah berkeluarga, sehingga akan lebih mudah, praktis, dan tak repot saat bepergian bersama keluarga. Namun saat memutuskan beli mobil pribadi, jangan pernah asal-salan, yakni asal harganya murah yang penting bisa cepat dapat mobil.

Tapi jika ternyata harganya tidak masuk akal murahnya, bukannya mobil segera di tangan, bisa-bisa uang puluhan juta melayang begitu saja. Rugi? Sudah pasti. Jadi perhatikan dengan saksama cara beli mobil yang tepat, sehingga terhindar dari tipu-tipu mobil murah yang menggiurkan.

Baca Juga: DP Kredit Rumah, Mobil, dan Motor Turun. Waktunya Beli!

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Cermati.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Cermati.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA