Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

BMS Sabet Juara Umum di Kompetisi Paduan Suara Tingkat Dunia

Kamis 07 Nov 2019 09:13 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Kelompok paduan suara Batavia Madrigal Singers (BMS) menyabet gelar juara umum di ajang kompetisi paduan suara tingkat dunia,

Kelompok paduan suara Batavia Madrigal Singers (BMS) menyabet gelar juara umum di ajang kompetisi paduan suara tingkat dunia, "51st Tolosa Choral Contest".

Foto: Shelbi Asrianti/Republika
BMS raih juara umum kompetisi 51st Tolosa Choral Contest

REPUBLIKA.CO.ID, TOLOSA -- Kelompok paduan suara batavia madrigal Singers (BMS) kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. BMS menyabet gelar juara umum di ajang kompetisi paduan suara tingkat dunia, "51st tolosa choral contest ".

Kompetisi berlangsung di Kota Tolosa, Spanyol, 31 Oktober sampai 3 November 2019. BMS meraih tiga predikat yaitu juara pertama kategori "Polyphony", juara pertama kategori "Basque and Popular Music", dan penghargaan favorit penonton, hingga menjadi juara umum.

Berbalut kostum bernuansa Indonesia, BMS membawakan lima lagu di babak "Polyphony". Deretan judul tersebut adalah "Factum Est Silentium", "Buscando Mis Amores", "Les Djinns", "Jubilate Deo", serta "Fajar dan Senja II" karya komposer Indonesia Ken Steven.

Babak "Basque and Popular Music" dipergunakan BMS unjuk kebolehan menampilkan lagu berbahasa Basque, "Ametsetan" dan "Neguan Orbela". Tembang lain yaitu "Sixteen Tones", "Joshua", "Don’t Stop Me Now", serta lagu tradisional Aceh, "Bungong Jeumpa".

Kemenangan BMS pada "51st Tolosa Choral Contest" menjadikan kelompok di bawah pimpinan konduktor Avip Priatna ini berhak bertanding di kompetisi lanjutan. Tepatnya, "32nd European Grand Prix for Choral Singing (EGP)" di Debrecen, Hongaria, pada 8 Juli 2020.

Babak grand final EGP mempertemukan juara umum di tahun berjalan dari enam kompetisi yang terafiliasi di dalamnya. Kompetisi Tolosa pun merupakan salah satu pertandingan paduan suara tersulit di dunia.

Pimpinan BMS Avip Priatna bersyukur atas pencapaian kelompoknya. Menurut dia, prestasi tersebut mencerminkan kombinasi yang baik antara talenta anak bangsa dengan semangat kerja keras, disiplin, komitmen, dan dukungan banyak pihak.

"Semoga ke depan kegiatan ini juga didukung oleh pemerintah, sama halnya seperti dukungan pemerintah terhadap bidang lain, seperti olah raga,” ujar Direktur Musik The Resonanz Music Studio itu lewat pernyataan resminya.

Selama berada di Spanyol, panitia penyelenggara kontes mengatur agar BMS bisa menggelar konser di kota sekitar Tolosa, seperti Tafalla, Ordizia, Astillero, dan Pamplona. Dalam waktu dekat, BMS akan menyelenggarakan konser tahunan bertajuk "Sanguinis Choraliensis" pada 17 November 2019 di Jakarta.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA