Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Aroma Kopi Aceh 'Tercium' di Puluhan Negara

Selasa 05 Nov 2019 06:11 WIB

Red: Nora Azizah

Kopi (Ilustrasi)

Kopi (Ilustrasi)

Foto: Flickr
Kopi Aceh sudah diekspor ke 23 negara di seluruh dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI -- Aroma dan rasa Kopi Aceh yang menggiurkan bukan hanya diidolakan konsumen lokal Indonesia. Kopi ini sudah diekspor hingga menjangkau 23 negara di dunia.

"Kopi Aceh sudah dikenal dan sudah dikonsumsi sampai negara Eropa, Timur Tengah maupun Asia. Kami melayani setiap permintaan konsumen luar negeri," kata pemilik Gayo Gold Coffe, Ariga Wiyan Fadli (44) di Kendari, Senin (4/11).

Meskipun Kopi Aceh diminati konsumen mancanegara namun penikmat kopi dalam negeri masih ditempatkan sebagai konsumen militan. Oleh karena itu, kata Fadli, petani kopi maupun pelaku usaha kopi Aceh tidak perlu gentar masalah pasar karena kebutuhan dalam negeri cukup menjanjikan.

"Pejualan kopi Aceh maupun kopi jenis lainnya di Indonesia tidak fantastis seperti komoditas Nilam, Cengkih dan Akar Wangi tetapi permintaan pasar terus bergulir," katanya.

Gelaran Hari Pangan Sedunia (HPS) yang berlangsung 2-5 November 2019 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dimanfaatkan pemilik brand Gayo Gold Coffe Ariga Fadli kepada pencandu kopi yang membanjiri iven taraf dunia tersebut. Pamer sambil jualan di arena HPS membawa keberuntungan bagi Gayo Gold Coffe hingga meraup omzet belasan juta rupiah dari pengunjung dan pembeli berbagai kalangan.

Stan Provinsi Aceh yang memperkenalkan sekaligus menjajakan produk Kopi Aceh diminati pengunjung hingga meraup omzet belasan juta rupiah dalam hitungan jam. Promosi gratis secangkir kopi dari pemilik Gayo Gold Coffe Ariga Wiyan Fadli menyedot pengunjung dari beragam latar belakang tanpa mengenal batas usia, laki-laki maupun perempuan.

"Mulanya sepi tetapi setelah beberapa orang merasakan nikmatnya Kopi Aceh peminat terus bertambah hingga kewalahan melayani secara gratis," kata Fadli.

Gayo Gold Coffe dijual dalam berbagai kemasan, yakni Luwak Liar Gayo seharga Rp 250 ribu per bungkus, Long Baary seharga Rp 200 ribu per bungkus, Wine Coffe dan Pea Berry Rp 150 ribu dan Arabica Spesciality Gayo seharga Rp100 per bungkus.

Pengelola Warung Kopi Tungku, Irwan mengatakan, kopi Aceh memiliki khas tersendiri. Namun, peminatnya datang berbagai kalangan lantaran dipercaya memiliki khasiat meningkatkan daya tahan tubuh.

"Ada yang bertanya-tanya tentang khasiat Kopi Aceh untuk perkasa bagi kaum lelaki. Tidak salah untuk membuktikan benar atau tidak," ujar Irwan.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA