Wednesday, 17 Rabiul Akhir 1442 / 02 December 2020

Wednesday, 17 Rabiul Akhir 1442 / 02 December 2020

Kualitas Kasur Berpengaruh Terhadap Tidur

Kamis 31 Oct 2019 14:23 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Nora Azizah

Kamar tidur (Ilustrasi)

Kamar tidur (Ilustrasi)

Foto: Needpix
Pada dasarnya, kasur didesain untuk bertahan selama 10 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tidur nyenyak mungkin hal yang sulit didapatkan bagi segelintir orang. Meski sudah mengurangi konsumsi kopi, atau bahkan membaca buku, tidur yang berkualitas tetap tidak diperoleh.

Belum lagi, masalah sakit kepala, leher, hingga punggung mungkin juga dialami sebagian orang. 'Salah bantal' sering disebut menjadi penyebabnya. Benarkah ini?

Dilansir melalui Cnet, Kamis (31/10), hal yang menjadi pertimbangan untuk mendapatkan tidur berkualitas berpengaruh pada kualitas kasur. Meski sudah tidur di kamar yang sejuk atau dengan bantal baru, apabila kasur yang dipakai sudah tua, nyatanya akan berdampak lebih besar pada kualitas tidur.

Baca Juga

Sebagian besar Kasur juga pada dasarnya sudah dirancang untuk bertahan selama 10 tahun. Jadi, jika kasur anda lebih tua dari itu, sudah tandanya untuk mencari penggantinya.

Membeli kasur berkualitas mungkin cukup menguras kantong. Namun, sebelum membeli kasur baru, ada beberapa cara untuk memperbaikinya. Terlebih jika pada awalnya kasur yang kokoh berubah menjadi terlalu lembut dan kurang kokoh.

Hal tersebut akan berdampak pada tulang belakang dan menyebabkan rasa sakit dan nyeri. Selain itu, ada beberapa cara untuk mengembalikan kualitas kasur agar kencang dan lebih empuk, bahkan lebih murah daripada membeli Kasur yang baru.

Salah satunya adalah menggunakan alas yang tepat untuk tempat tidur anda. Misalnya, kasur yang sudah berumur namun masih kuat dari sisi pondasi tentu masih bisa dimanfaatkan. Cobalah cari alas kasur berkualitas sehingga bisa melapisi bagian atas kasur yang sudah tua.

Namun, jika berniat membeli kasur baru tapi tidur masih tidak nyenyak, maka kemungkinan besar kasur yang digunakan sudah banyak mengumpulkan debu atau partikel lainnya yang dapat memicu alergi dan ketidaknyamanan. Untuk hal tersebut, anda hanya perlu untuk membersihkan Kasur, agar bisa membuatnya terasa baru kembali.

Terakhir, jika asur yang dimiliki berjenis pegas dan sudah tua, maka bisa membalikan posisinya. Cara ini dimungkinkan bisa membantu. Namun demikian, karena desainnya, anda tidak bisa membuatnya terlihat menjadi baru.

Oleh sebab itu, menggantinya akan menjadi solusi tepat. Jika tidak melakukan berbagai upaya tersebut, atau bahkan perbaikan sama sekali, dimungkinkan kualitas tidur tidak akan berubah.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA