Wednesday, 17 Rabiul Akhir 1442 / 02 December 2020

Wednesday, 17 Rabiul Akhir 1442 / 02 December 2020

Bahaya Tidur dengan Ponsel

Selasa 29 Oct 2019 14:31 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Nora Azizah

Ponsel di tempat tidur (Ilustrasi)

Ponsel di tempat tidur (Ilustrasi)

Foto: Pixabay
Ada banyak dampak negatif yang ditimbulkan saat tidur dengan ponsel.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagian orang merasakan ponsel sebagai kebutuhan utama mereka. Bahkan, tak jarang menatap layar ponsel hingga mengenggamnya secara terus menerus bisa dilakukan hingga malam hari. Tanpa sadar, Anda tertidur sambil tetap memegang atau berada di sebelah gawai ini.

Beberapa orang merasa bahwa hal itu dapat membantu mereka terjaga lebih mudah di pagi hari, karena alarm ponsel yang berbunyi dari dekat. Namun, tahukah Anda jika ternyata tidur berdekatan dengan ponsel berdampak negatif untuk kesehatan dan waktu istirahat malam itu sendiri?

Ada begitu banyak penelitian yang menunjukkan bagaimana menggunakan ponsel Anda tepat sebelum tidur cenderung menyebabkan masalah tidur, salah satunya kesulitan untuk tidur. Ini disebabkan yang dilihat di layar ponsel membuat otak terstimulasi, seperti misalnya Anda ingin menulis dan mengunggah sesuatu.

Ponsel yang berada dekat dengan Anda di tempat tidur membuat Anda jadi lebih mudah melihat email yan sebenarnya ditujukan untuk urusan pekerjaan, hingga percakapan dalam grup chat. Lebih dari itu, melihat aktivitas dalam ponsel sebenarnya dapat meningkatkan perasaan tertekan, hingga akhirnya mengakibatkan stres dan kesulitan untuk tidur terjadi.

Bahkan, satu hal paling buruk berdasarkan penelitian adalah adanya blue light atau cahaya biru yang datang dari layar. Ini penyebab tubuh mencegah produksi melatonin yang mengatur tidur dan memungkinkan Anda dapat beristirahat dengan nyaman dan terbangun dalam keadaan segar.

 

photo
Tidur dengan ponsel (Ilustrasi)

“Ketika Anda menatap layar ponsel, ini memancarkan cahaya biru yang mencegah tubuh memproduksi melatonin,” ujar Ibinye Osibodu-Onyali, seorang terapis perkawinan dan keluarga dilansir Bustle, Selasa (29/10).

Tanpa produksi melatonin, kemungkinan Anda akan mudah terbangun di tengah malam dan pada pagi harinya bangun dengan perasaan pusing. Karena itu, orang-orang direkomendasikan untuk meletakkan ponsel jauh dari tempat tidur sekitar satu jam sebelum waktunya beristirahat di malam hari agar tubuh memiliki cukup waktu untuk mendapatkan hormon ini.

Sebisa mungkin jangan letakkan ponsel di area sekitar tempat tidur atau di lokasi yang memungkinkan Anda masih bisa mendengar bunyi notifikasi dari gawai tersebut, sekalipun Anda mengatur bunyi dengan hanya mode getar. Bahkan, jauh lebih baik untuk mematikan ponsel untuk menghindari cahaya dari layar yang bisa menembus kelopak mata.

“Anda mungkin tidak ingat itu terjadi, tetapi Anda akan melihat efek samping dari tidur yang terganggu, seperti rasa lelah yang umum di pagi hari,” jelas Osibodu-Onyali.

Lalu, bagaimana dengan ponsel yang memang perlu digunakan sebagai alarm untuk memastikan Anda bangun tepat waktu di pagi hari? Atau jika ada hal darurat terjadi? Liz Brown, yang merupakan pendiri SleepingLucing, sebuah perusahaan yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masalah tidur mengatakan, hal itu membuat Anda harus menyimpan ponsel di ruangan yang sama dengan tempat tidur.

Namun, ponsel perlu diletakkan di area yang tak akan terjangkau oleh Anda saat tidur. Dengan demikian, cara ini mencegah Anda menjangkau dan memeriksa ponsel di malam hari, yang dijamin dapat membuat Anda tidak ingin tidur.

Atau jika ingin kembali ke cara yang lebih lama, gunakan jam weker sebagai alarm. Tentu, ini semakin membuat Anda bisa melepas ketergantungan terhadap ponsel.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA