Kamis, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Kamis, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Gulai Taboh, Ikan Santan Khas Lampung

Selasa 05 Nov 2019 00:27 WIB

Rep: Ronald Ricardo (cek n ricek)/ Red: Ronald Ricardo (cek n ricek)

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Gulai taboh terlihat mirip dengan hidangan sayur lodeh.

CEKNRICEK.COM -- Pernah mencoba gulai taboh? Jika belum, sebaiknya Anda menjajalnya. Gulai taboh adalah salah satu kuliner Lampung yang diwariskan leluhur dan bertahan hingga saat ini. Hidangan ini merupakan warisan makanan khas Lampung "Bumi Ruwa Jurai".

Gulai Taboh menjadi salah satu sayur pendamping yang masuk pada sajian menu utama dalam budaya santap masyarakat Lampung. Hidangan itu terlihat mirip dengan hidangan sayur lodeh di daerah lain, namun yang menjadi pembedanya adalah penggunaan ikan sebagai bahan dasarnya dan bumbu-bumbu rempah.

Gulai Taboh ada beberapa tipe, yaitu Gulai Taboh yang menggunakan bahan dasar ikan laut dengan tambahan sayuran daun tangkil, kacang panjang, dan rebung. Ada juga gulai Taboh yang menggunakan ikan sungai dengan campuran tuba (keluwek) dalam proses memasaknya.

Foto: Istimewa

Baca Juga: Menikmati Gulai Nanas Versi Vegetarian dari Pontianak

Yang menarik ada juga gulai Taboh Tapa Semalam, yakni hidangan ikan asap dengan bumbu bersantan kental yang berasal dari pesisir Lampung. Pematangan daging ikan dengan diasap menggunakan sabut dan batok membuat rasa ikan menjadi unik dan khas.

Pengasapan yang lama inilah menjadikan masakan disebut Gulai Taboh Tapa Semalam, karena harus 'bertapa' atau diasapi selama enam jam dan bahkan lebih untuk menimbulkan cita rasa yang lebih kuat.

BACA JUGA: Cek DUNIA KESEHATAN, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ceknricek.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ceknricek.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA