Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Cuaca Panas Menyengat, Perlukah Minuman Isotonik?

Ahad 27 Oct 2019 11:49 WIB

Red: Nur Aini

Ilustrasi minum air putih

Ilustrasi minum air putih

Foto: Republika/Yogi Ardhi
Minum air putih tetap diutamakan dibandingkan minuman isotonik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pakar kesehatan mengingatkan agar kebutuhan air tubuh dipenuhi demi mencegah masalah semisal dehidrasi saat menghadapi suhu udara yang belakangan ini terasa sangat panas.

Baca Juga

Namun, perlukah sampai meminum cairan isotonik untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang teruatama saat beraktivitas di luar ruangan?

"Isotonik boleh tetapi tetap harus air putih yang utama. Di saat-saat tertentu misalnya habis liputan ke luar ruangan ingin minum minuman isotonik boleh," ujar dr Alni Magdalena dari Alodokter di Jakarta, Sabtu (26/10).

Menurut dia, cairan isotonik terasa lebih menyegarkan dan cepat terasa efeknya untuk tubuh sehingga menjadi pilihan sebagian orang. Tetapi dia mengingkatkan Anda untuk memperhatikan kadar gula dalam minuman itu.

"Isotonik enaknya dia lebih segar dan cepat terasa. Tetapi perlu perhatikan kadar gulanya. Kalau kadar gulanya terlalu banyak nggak baik," kata dia.

Sebaiknya pilih minuman yang kadar gulanya tidak berlebihan karena bisa berdampak buruk bagi tubuh. Hal itu antara lain memicu munculnya timbunan lemak pada lingkar pinggang dan perut, karies gigi, dan kerusakan hati.

Sebenarnya, tidak ada batasan maksimal cairan isotonik yang disarankan pada orang sehat, karena saat berlebihan cairan akan dikeluarkan melalui urin. Namun pada mereka yang mengalami gangguan ginjal sebaiknya konsultasilah dulu dengan dokter sebelum memutuskan meminum cairan isotonik.

"Sama seperti vitamin C, kalau berlebihan warna urin akan menjadi kuning. Sama juga dengan isotonik hanya kita nggak merasa karena tidak berwarna. Kalau punya gangguan ginjal jangan sembarangan, harus konsultasi dengan dokter," kata Alni.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA