Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Beban Kerja Berpengaruh pada Berat Badan Perempuan

Selasa 22 Oct 2019 09:26 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Nora Azizah

Menimbang berat badan  (ilustrasi)

Menimbang berat badan (ilustrasi)

Foto: Independent
Hampir 50 persen perempuan alami peningkatan berat badan secara signifikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sebuah penelitian dari Sahlgrenska Academy, University of Gothenburg mengungkap bahwa ketika menghadapi beban pekerjaan yang berat, wanita lebih rentan mengalami peningkatan berat badan dibandingkan pria. Peneliti menduga hal itu dipicu oleh beban kombinasi perempuan (tugas kantor dan rumah tangga) yang kian menyita waktu, sehingga mereka tak punya waktu untuk berolahraga.

Studi ini mempelajari 3.872 peserta selama hampir dua puluh tahun. Peneliti menemukan hampir 50 persen wanita yang memiliki beban pekerjaan berat dilaporkan mengalami peningkatan berat badan yang sangat signifikan. Jumlah total wanita yang mengalami kenaikan berat badan lebih banyak 20 persen dari jumlah laki-laki yang juga mengalami kenaikan berat badan.

“Secara khusus kami belum menyelidiki penyebab yang mendasarinya. Tetapi mungkin itu adalah tentang kombinasi tuntutan pekerjaan dan tanggung jawab yang lebih besar di rumah tangga yang sering diasumsikan sebagai tugas wanita. Ini mungkin membuat sulit untuk menemukan waktu untuk berolahraga dan menjalani hidup yang sehat,” kata salah seorang peneliti Sofia Klingberg, dilansir Times of India, Selasa (22/10).

Para peneliti juga membuat pengamatan lain yang menarik. Orang yang memiliki kontrol rendah atas pekerjaannya sering mengalami kenaikan berat badan dan sulit mempelajari sesuatu yang baru atau mendapat peluang untuk meningkatkan keterampilan mereka. Selain itu, mereka juga memainkan peran pasif ketika harus memilih apa yang harus mereka lakukan di tempat kerja dan bagaimana caranya.

Menurut Klingberg, dengan adanya penelitian ini diharapkan semakin banyak pekerja khususnya perempuan yang peduli pada kesehatan tubuhnya. Jika memang tidak memiliki waktu untuk rutin berolahraga, lakukanlah stretching sederhana di tempat kerja.

Misalnya dengan menarik nafas panjang dan membuangnya perlahan saat stres menghadapi pekerjaan, atau melakukan peregangan saat sudah terlalu lama duduk.

“Ada banyak latihan peregangan yang bisa dilakukan seseorang. Anda juga bisa berjalan cepat atau mencoba naik tangga setelah makan siang. Ingat, di mana ada kemauan selalu ada jalan. Dan pekerjaan yang berat tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan kesehatan,” tegas Klingberg.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA