Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Susah Tidur di Malam Hari? Coba Lakukan Ini

Senin 21 Okt 2019 22:00 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Nora Azizah

Tidur (Ilustrasi)

Tidur (Ilustrasi)

Foto: Pixabay
Sulit mendapatkan tidur yang berkualitas bisa ditangani sendiri di rumah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menderita gangguan tidur atau sulit mendapatkan tidur nyenyak tentu menjadi hal yang tidak diharapkan seseorang. Namun, banyak orang dengan gangguan tidur merasa cukup sulit untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Baca Juga

Dilansir melalui Metro.uk, Senin (21/10), sulit mendapatkan tidur yang berkualitas ternyata bisa ditangani secara mandiri. Psikolog klinis, Dr Kate Mason merekomendasikan untuk menangani sendiri permasalahan tidur dan rasa gelisah. Hal tersebut tentu untuk mendapatkan kualitas tidur malam yang nyenyak. Lebih lanjut, dia memberikan tips untuk memulai tidur nyenyak.

Yang pertama adalah menghapus gangguan tidur di pikiran. Menurut dia, pikiran hanya boleh digunakan untuk tidur. Bahkan sambung dia, kamar tidur harus diupayakan menjadi senyaman mungkin.

Dia menambahkan, jangan ada kebisingan atau cahaya yang terlalu banyak. Pasalnya itu akan mengganggu tidur dan membuatnya lebih sulit beradaptasi. Oleh sebab itu, dia menyarankan agar membuat kamar segelap mungkin.

Di saran yang kedua, dia melarang untuk berdiam di tempat tidur jika memang berniat tidak tidur. Dia juga menyarankan, jika memang ingin tidur, jangan berbaring di tempat tidur sambil membolak-balikan badan karena sulit tidur.

Menurut dia, hal tersebut bisa diakali dengan cara membatasi gerakan, seperti membaca buku atau mendengarkan musik yang menenangkan. Dan jika sudah mulai mengantuk atau siap untuk tidur, maka bisa mulai kembali ke tempat tidur. Dia menegaskan, dengan cara ini, otak akan mulai mengasosiasikan tempat tidur dengan kualitas tidur.

Di tips yang ketiga dia memberikan saran agar mulai memasuki waktu tidur yang rutin. Dia mengatakan, hal ini memang sedikit sulit untuk dilakukan karena jadwal kerja atau kehidupan sosial. Namun demikian, jika sudah terpengaruh oleh masalah tidur, maka hal tersebut patut dicoba.

"Penelitian menunjukkan bahwa menjaga waktu tidur yang konsisten sama pentingnya dengan lamanya waktu Anda tidur," kata Kate.

Dia langkah selanjutnya dia menegaskan, hindari tidur siang dan jangan sampai menonton selama berjam-jam. Pasalnya hal tersebut akan membantu meningkatkan rasa cemas.

Terakhir, dia mengatakan, harus keluar, jika bukan waktu tidur. Sebab menurut dia, depresi memang membuat ingin terus berada di dalam rumah dan mengasingkan diri dari dunia termasuk orang-orang. Oleh sebab itu, melawan perasaan tersebut memang diharuskan walaupun sedikit sulit.

Terlebih menurut dia, sinar matahari memberikan vitamin D yang juga bisa menghasilkan suasana hati yang baik. Tak hanya itu, terkena sinar matahari juga akan membantu kita mengkalibrasi ulang ritme.

"Jika benar-benar tidak bisa menghadapi dunia luar, setidaknya buka gorden dan biarkan cahaya itu datang," Ungkap dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA