Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Inspirasi Menu Makanan Sehat dari Berbagai Negara

Kamis 17 Oct 2019 18:28 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Nora Azizah

Pancake (Ilustrasi)

Pancake (Ilustrasi)

Foto: Pixabay
Setiap negaara memiliki ide berbeda dalam membuat menu makanan sehat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Orang-orang di segala penjuru bumi memiliki ide-ide berbeda dalam membuat menu makanan sehat lengkap. Bahan makanan kemudian diolah menjadi masakan, seperti sup hingga kari.

Baca Juga

Dilansir melalui Well and Good, Kamis (16/10), ada beberapa masakan internasional yang sehat di beberapa negara. Jenis makanan ini tak hanya sehat tetapi juga lezat.


India
Makan malam khas India tergolong lengkap dan sehat. Menu makannya termasuk roti lapis millet, sayuran dengan keju cottage, dan kari India. Makanan ini dibuat dengan kacang dan sayuran.

Makanan sehat ini bernama chana masala hitam (kari yang dibuat dengan buncis hitam), Dal chawal (bumbu lentil India dan nasi), dan kadhi (kari berbahan dasar yogurt yang disajikan dengan nasi). Kemudian dipadukan dengan irisan mentimun dan roti millet, disajikan bersama salad.

Jepang
Di Jepang, ikan juga dianggap sehat, bahkan mungkin lebih karena perubahan selera negara. Seratus tahun yang lalu, orang Jepang hanya makan sayur dan ikan.

Makan siang sushi khas di Jepang mencakup tiga jenis tuna (rendah lemak, lebih berlemak dan paling berlemak), salmon, cumi-cumi, telur ikan salmon, kohada (ikan Jepang yang mirip dengan sarden), ikan bundar, landak laut, bonito, dan belut laut, disajikan dengan lobak acar dan jahe.

 

photo
Sushi jepang (Ilustrasi)

Ghana
Ghana punya menu khas sejenis sup yang dibuat dengan gardenegg atau sejenis terong yang umum di negara tropis. Terong ini menjadi makanan pokok Ghana, bersama dengan tomat, bawang, minyak kelapa, daging sapi, dan cabai, dipasangkan dengan pisang rebus dan ubi jalar.

Faktanya, diet nabati terus berkembang di Ghana, dengan restoran vegan dan vegetarian meningkat di seluruh Accra. Bahkan generasi muda di Ghana tak lupa memasukkan nutrisi yang baik ke dalam santapannya.


Martinik
Dalam dekade terakhir, diet tradisional di Martinik telah banyak berubah. Di pulau Karibia ini, hanya 8 persen saja dari jumlah populasi yang menderita diabetes. Makan siang di Pulau ini menggunakan bream laut (ikan yang ditangkap di pantai barat Afrika dan di Mediterania), kol Cina, kentang sukun, dan salad ubi jalar yang disebut sehat karena rendah dalam lemak.

 

Perancis
Anda mungkin pernah mendengar bahwa wanita Perancis tidak berdiet. Wanita Prancis menikmati apa yang mereka makan, dan mereka jarang mengikuti diet super ketat.

Namun, mereka makan lebih sedikit dan menghindari makanan tertentusaat akhir pekan. Banyak orang mencoba membatasi gluten.

Pancake sarapan khas Perancis dibuat menggunakan campuran panekuk protein tinggi bebas gluten. Panekuk dibuat dengan santan, dan atasnya dengan kacang mete, selai blueberry dari pegunungan Alpen, manisan apel tanpa gula, dan mentega asin.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA