Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Berapa Banyak Protein yang Dibutuhkan Tubuh?

Ahad 20 Oct 2019 06:59 WIB

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Indira Rezkisari

Ikan tuna,  salah satu bahan pangan sumber protein.

Ikan tuna, salah satu bahan pangan sumber protein.

Foto: Flickr
Konsumsi beragam protein agar mendapatkan bermacam asupan asam amino.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- protein adalah salah satu nutrisi terpenting yang mudah dikonsumsi dalam makanan sehari-hari. Protein dibutuhkan tubuh agar merasa kenyang, memiliki energi, membangun dan memperbaiki otot, memproses nutrisi, dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Ahli gizi diet Kaleigh McMordie mengatakan, protein berperan penting bagi tubuh karena terdiri dari asam amino yang merupakan blok bangunan dari jaringan tubuh, termasuk otot, pembuluh darah, rambut, kulit, dan kuku.

"Protein juga terlibat dalam produksi enzim dan hormon yang membantu tubuh berfungsi secara normal," kata McMordie, dilansir dari The Healthy.

Ia menjelaskan, ada beberapa asam amino yang dapat disintesis oleh tubuh. Namun, adapula asam amino esensial yang harus diperoleh melalui diet.
Menurutnya, sumber protein hewani seperti daging, ikan, susu, telur, mengandung sembilan asam amino esensial. Sementara sebagian besar sumber protein nabati tidak memiliki pelengkap penuh dari asam amino dalam jumlah yang tepat (ada beberapa pengecualian, seperti kedelai).

"Itulah mengapa pentingnya mengonsumsi berbagai sumber protein untuk mendapatkan semua asam amino esensial, terutama bagi vegetarian," ujarnya.

Protein begitu penting, terutama bagi anda yang kerap berolahraga secara teratur. Ahli gizi diet dan gaya hidup, Keith Akoob, EdD, mengatakan, protein tidak hanya membangun otot, tetapi juga memperbaiki dan memelihara otot.

"Sel-sel otot, seperti semua jaringan hidup, memliki kehidupan. Mereka akhirnya perlu diganti, jadi perbaikan dan pemeliharaan adalah peran penting untuk pengaturan makanan protein," kata Akoob.

Kekurangan protein bisa membuat kesehatan memburuk, namun kelebihan protein juga bisa menimbulkan dampak negatif. Lantas, berapa banyak protein yang dibutuhkan tubuh?

McMordie mengatakan, ada banyak elemen yang perlu dipertimbangkan ketika menentukan berapa banyak protein yang dibutuhkan setiap hari. Misalnya, seberapa sering anda memeras keringat dan bagaimana pencernaan tubuh anda berfungsi. Menurutnya, ada beberapa pedoman keseluruhan.

"Angka kecukupan gizi (AKG) untuk protein bagi pria dan wanita dewasa adalah sekitar 50 hingga 62 gram protein per hari. Ini biasanya akan mencegah kekurangan protein," kata McMordie.

Namun demikian, Chief Culinary Officer dari Culinary Health Solutions, Ken Immer, mengatakan bahwa anjuran yang kerap didengar tentang rekomendasi protein dalam jumlah gram tertentu per hari adalah perkiraan kasar dan bisa saja keliru. Sebab, menurutnya, kebutuhan protein pastinya terkait erat dengan kebutuhan total kalori, dan bukan hanya angka acak.

Ia mengatakan, ada berbagai rekomendasi mengenai persentase kalori ideal dari protein. "Sepuluh persen menjadi minimum absolut. Para ahli tidak yakin jumlah maksimumnya, tetapi terlalu banyak protein dikaitkan dengan penyakit ginjal, sembelit, dan risiko kanker," jelas Immer.

Sebagai aturan umum, Immer merekomendasikan agar pria mencoba mencapai 140 gram dan wanita mencapai 110 gram protein per hari. Menurutnya, angka itu lebih dari angka kecukupan gizi, tetapi masih dalam batas aman.



Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA