Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Lokananta Dibidik Jadi Destinasi Wisata Baru Kota Solo

Jumat 18 Oct 2019 19:20 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Koleksi piringan hitam di Lokananta Solo

Koleksi piringan hitam di Lokananta Solo

Foto: Andika Betha/Antara
Lokananta dengan dapur rekaman legendarisnya berpotensi jadi destinasi wisata Solo.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Perum Percetakan Negara RI (PNRI) Surakarta-Lokananta berharap gedung Lokananta bisa menjadi destinasi wisata baru Kota Solo. Lokananta yang berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani Surakarta terkenal sebagai dapur rekaman yang sangat sukses di zamannya.

Baca Juga

"Banyak tokoh yang pernah rekaman di sini, di antaranya Bung Karno, Titik Puspa, dan yang terbaru ini ada Glenn Fredly dan kelompok musik Slank," kata Direktur Utama PNRI Surakarta-Lokananta Djakfarudin Junus di sela pembukaan Lokananta Teras Cafe di Solo, Kamis.

Djakfarudin mengatakan, sebagai destinasi baru, Lokananta tidak menjual kemewahan namun sejarah, keindahan, dan keartistikan. Lokananta memiliki koleksi sebanyak 55 ribu piringan hitam.

"Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung," katanya.

Djakfarudin juga berharap ke depan Lokananta bisa menjadi Sriwedari baru, termasuk bisa menjadi tempat berjualan barang antik. Apalagi, Solo memang memiliki kekhasan tersebut.

"Selain itu, harapan saya kegiatan seni di Jawa Tengah bisa dipusatkan di sini dengan memanfaatkan dapur rekaman yang ada, tujuannya supaya bakat daerah muncul," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta Hasta Gunawan berharap pengelola Lokananta lebih serius untuk menjadikan lokasi tersebut sebagai tujuan wisata baru. Ia ingin agar pohon-pohon yang ada dirapikan agar makin mengundang pengunjung.

"Selain itu juga penambahan lampu agar lebih kelihatan di saat malam hari," katanya.

Hasta optimistis, jika dikembangkan dengan baik maka Lokananta bisa menjadi tujuan favorit baru para wisatawan. Apalagi, Lokananta diuntungkan dengan lokasinya yang berdekatan dengan sejumlah hotel berbintang.

"Tamu hotel yang stay satu hari satu malam tidak mungkin hanya diam di dalam hotel. Apalagi kalau stay-nya lebih dari itu. Harapannya ini bisa dimanfaatkan dengan baik," katanya.



sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA