Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Lima Ramuan Tradisional yang Bantu Tingkatkan Konsentrasi

Jumat 18 Okt 2019 10:09 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Nora Azizah

Green tea (Ilustrasi)

Green tea (Ilustrasi)

Foto: Foodbeast
Ramuan tradisional ini bisa dicampur di dalam makanan atau minuman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Konsentrasi tentu dibutuhkan dalam setiap aktivitas. Kurangnya fokus berpotensi membuat apapun yang Anda kerjakan menjadi tidak maksimal. Kalau sudah begitu, Anda sendiri pasti yang akan merasakan ketidakpuasan tertentu.

Seperti dilansir laman Cleanplates, Jumat (18/10), ada beberapa tanaman herbal yang mampu meningkatkan konsentrasi untuk melakukan berbagai aktivitas. Ramuan tradisional ini bisa dicampur dengan makanan yang akan dikonsumsi guna melawan kelelahan dan menjaga fokus tetap maksimal.

Baca Juga

Daun Sage
Ramuan daun Sage sarat dengan antioksidan dan mengandung sifat anti-inflamasi yang dapat meningkatkan memori Anda. Ramuan ini juga dikenal membuat orang merasa lebih waspada, tenang dan bahagia.

Cara mengonsumsinya cukup mudah yalni dengan menambahkan secukupnya ke makanan Anda. Daun Sage bisa juga dicampurlan menjadi semacam topping atau saus. Daun tersebut juga bisa diracik sebagai bahan baku teh dengan merebus dua sendok Sage kering ke dalam cangkir air mendidih.

Ginseng
Ginseng telah digunakan selama berabad-abad untuk meningkatkan kekebalan dan energi. Tanaman tersebut dapat meningkatkan fungsi dan durasi kognitif secara keseluruhan dan mengurangi kelelahan, terutama pada orang dengan penyakit kronis.

Cara menggunakannya cukup mudah. Akar ginseng bisa dikonsumsi langaung atau mengukusnya sedikit agar lebih lembut. Untuk membuat teh ginseng, iris akar ginseng dan rebus dalam air dan biarkan selama beberapa menit.

Teh hijau
Tanaman ini dikenal sebagai pelawan lelah. Teh hijau mungkin menjadi pilihan yang lebih baik daripada kopi untuk meninglatkan konsentrasi. Selain kandungan kafeinnya yang ringan, teh hijau mengandung antioksidan yang serius dan banyak zat gizi mikro untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan fungsi otak.

Cara mengonsumsinua cukup rendam teh hijau dalam air panas tetapi jangan sampai mendidih selama beberapa menit. Air mendidih dapat merusak katekin teh, sejenis antioksidan yang ditemukan dalam teh hijau.

Ashwagandha
Ashwagandha adalah adaptogen yang dapat membantu tubuh mengatasi stres. Tanaman yang telah digunakan selama lebih dari 3.000 tahun itu dapat meningkatkan energi, vitalitas, daya ingat, waktu reaksi dan produktivitas.

Cara menggunakannya ashwagandha dapat ditemukan dalam bentuk kapsul atau bubuk. Jika dal bentuk kapsul maka ikuti petunjuk pada label. Jika menggunakan bentuk bubuk, cobalah mencampurnya ke dalam teh panas, smoothie, gandum atau sup.

Minyak ikan
Suplemen minyak ikan kaya akan dua jenis asam lemak yang penting untuk kesehatan otak yakni asam docosahexaenoic (DHA) dan asam eicosapentaenoic (EPA). EPA memiliki efek anti-inflamasi yang kuat yang membantu melindungi otak dari kerusakan dan penuaan, sedangkan DHA dapat meningkatkan memori dan waktu reaksi serta pemrosesan informasi yang lebih baik pada orang dewasa.

Cara terbaik untuk mengonsumsinya dengan makan ikan dan makanan laut dua hingga tiga porsi ikan berminyak perpekan. Hal itu akan memasok tubuh cukup DHA dan EPA.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA