Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Hal yang Perlu Dilakukan Bila Menerapkan Diet Bebas Gula

Kamis 17 Oct 2019 13:58 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Nora Azizah

Makanan manis (Ilustrasi)

Makanan manis (Ilustrasi)

Foto: Needpix
Menghindari konsumsi gula cukup sulit bagi sebagian orang.

REPUBLIKA.CO.ID, CALIFORNIA -- Ada banyak perdebatan mengenai prinsip diet sehat, salah satunya membatasi konsumsi gula. Namun, ternyata menghindari konsumsi gula cukup sulit dilakukan sebagian besar orang.

Hal ini menjadi sulit karena makanan yang mengandung gula tetap ditemukan di produk olahan karbohidrat seperti burger vegetarian, saus tomat, hingga kerupuk. Tetapi ternyata bila kita mengurangi gula tambahan pada diet, tubuh akan segera mendapat manfaat.

Menurut Dr. Eric Pham, M.D dari Rumah Sakit St. Joseph di Orange, California, dalam sepekan kondisi tekanan darah bisa lebih rendah. Sementara tingkat lemak dan insulin menjadi lebih sehat dalam aliran darah.

Baca Juga

"Tubuh anda memecah karbohidrat kompleks, seperti oatmeal dan buah, menjadi gula sederhana untuk digunakan sebagai energi," jelas Dr. Eric sebagaimana dilansir dari Mens Health, Kamis (17/10).

Sementara itu, menurut ahli bedah bariatrik yang berbasis di California, Dr. Brian Quebbemann, M.D, memberi peringatan bagi para penyuka makanan manis. Para pencinta makanan penutup diharap berhati-hati jika akan merencanakan diet dengan memangkas konsumsi gula.

"Anda akan mengalami tiga hari yang berat," kata Dr. Quebbemann,

Pertama, kata dia, mungkin akan bermimpi tentang donat. Hal itu jika seseorang memang terbiasa secara teratur mengonsumsi muffin di pagi hari. Kemudian, mengakhiri makan malam dengan hidangan penutup.

Dr. Quebbemann menjelaskan, ini terjadi karena seseorang tidak memiliki gula untuk membantu merangsang otak. Seseorang mungkin merasa perubahan yang signifikan tetapi ada banyak hal baik yang terjadi di dalam tubuh.

Dia menjelaskan, insulin, hormon yang mengatur glukosa, turun menjadi lebih stabil. Kemudian tidak akan melalui siklus tingginya dan kehancuran gula.

Dr. Quebbemann menjelaskan, awalnya, orang yang menerapkan diet gula akan merasa lelah dan lesu. Akan tetapi, itu akan berlalu dalam beberapa hari.

Adrenalin akan meningkat dan membantu memecah glikogen, atau gula, yang disimpan dalam tubuh. Kemudian, proses ini akan dilepaskan ke aliran darah Anda dengan cukup cepat.

"Anda akan melewati itu dalam waktu kurang dari 24 jam," katanya. Dalam tiga hingga lima hari, hati anda akan membuat keton dari lemak karena tidak ada lagi glukosa, sumber energi utama tubuh Anda.

Itu sebabnya banyak dokter merekomendasikan makan karbohidrat kompleks yang sehat apabila berencana menerapkan diet bebas gula. Meskipun mereka dipecah menjadi gula, ini adalah proses yang sepenuhnya normal dan sehat.

Faktanya, menghilangkan gula tambahan sambil makan karbohidrat kompleks menjaga kadar insulin Anda tetap sehat. "Kamu tidak sakit kepala. Kamu tidak mengalami kecelakaan. Kamu mendapatkan tingkat energi yang konsisten," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA