Selasa, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Selasa, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Busana Pengantin yang Sederhana Lebih Disukai

Selasa 15 Okt 2019 18:04 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Nora Azizah

Koleksi busana pengantin Muslimah dari Miarosa.

Koleksi busana pengantin Muslimah dari Miarosa.

Foto: dok Miarosa
Garis desain tetap disesuaikan dengan jenis pesta pernikahan yang diselenggarakan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada hari pernikahannya, setiap wanita ingin tampil sempurna dan cantik. Tak heran, bila mereka akan memilih gaun pernikahan yang sempurna. Namun, tren busana pernikahan untuk tahun depan masih sama dengan tahun ini, lebih kearah busana yang simpel elegan.

Hal ini diungkapkan oleh desainer busana pengantin, Misan Kopaka. "Trennya tahun ini sampai ke tahun depan masih kurang lebih sama," ujarnya kepada Republika.co.id, Selasa (15/10).

Misan menjelaskan, busana pernikahan ini terbagi dua style tergantung tempat pesta. Untuk pesta out door, cenderung looknya lebih simple dengan bentuk dress nya mermaid atau A line kecil dengan variasi perubahan tertentu misalnya penambahan bolero, jubah (seperti frozen) maupun buntut. "Unsur pita dan bentukan seperti daun besar masih disukai," ungkapnya.

Sedangkan untuk pesta di ball room, ball gown masih merupakan pilihan yang di sukai. Corak flora dan geometrik masih menjadi trend yang disukai. Yang berani sexy kesan nude masih membahana dan dress berbelah tinggi.

Senada Desainer busana pernikahan, Hian Tjen mengatakan tren busana pernikahan maki simpel looknya dan didominask oleh warna putih. Walaupun begitu, tetap ada sesuatu yang ditonjolkan. "Main di draping. Baju wedding draping lebih bervolume, unik tidak eperti biasanya," ujarnya.

Namun menurutnya setiap penganin memiliki impian masing-masing. Tinggal desainer yang mewujudkan impian tersebut dengan membuat busana yang bagus di badan mereka. Bagian mana yang harus ditutupi dan bagain mana yang harus ditonjolkan.

"Kesalahan mereka mau semua digabungin jadi satu. Banyak maunya. Tapi enggak bisa. Harus pilih mau mana, bulu-bulu, kristal, lace atau apa. Kalau semua jadi satu terlalu to much," kata Misan.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA