Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Resep Membuat Secangkir Teh yang 'Sempurna'

Senin 14 Oct 2019 14:16 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Nora Azizah

Menyeduh Teh (Ilustrasi)

Menyeduh Teh (Ilustrasi)

Foto: Pixabay
Jangan membuat teh yang rasanya biasa-biasa saja, mari buat yang lebih 'sempurna'.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Membuat secangkir teh di pagi atau sore hari terlihat mudah. Yah, rasanya mungkin akan terasa biasa saja. Mulai sekarang, buatlah secangkir teh dengan rasa yang 'sempurna'.

Baca Juga

Dilansir melalui The Guardian, Senin (14/10), membuat a cup of perfect tea tidak sulit. Hanya saja, kita perlu mengubah sedikit kebiasaan, teknik, hingga bahan pembuat teh.

Kunci membuat teh yang sempurna ialah bahan-bahan yang berkualitas. Misalnya, gunakanlah daun teh langsung atau teh tubruk, bukan teh kemasan. Tujuannya agar rasa teh dapat lebih menonjol.

Sedangkan teh kemasan malah dikhawatirkan mempengaruhi warna dan proses matang lebih cepat. Tak hanya itu, teh kemasan juga membuat rasanya menjadi kurang nikmat.

Ketika menggunakan teh tubruk tidak berarti harus memakai pot atau teko khusus untuk menyeduh teh. Sebuah gelas, seperti infuser, bisa digunakan dan memungkinkan untuk membuat secangkir teh.

Untuk airnya, gunakan penyaring jika anda tinggal di daerah yang tanahnya keras. Air dari daerah semacam itu mengandung mineral tinggi yang memunculkan bercak minyak pada permukaan teh.

Untuk teh hitam, air harus dipanasnya sampai menyentuh daun tehnya. Pada teh hijau, airnya lebih rendah suhunya di kisaran 70-80 derajat celcius.

Anda bisa saja menuangkan susu jika memang suka. Namun jenis teh yang disarankan untuk dicampur dengan susu adalah teh hitam. Biasanya teh ini diminum saat sarapan. Susu baru ditambahkan saat teh sudah selesai dibuat.

Anda juga bisa menambahkan gula sesuai keinginan. Tapi patut diingat minum teh itu ialah kenikmatan dengan rasa yang apa adanya. Tentu anda tak ingin rasa tehnya hilang berganti dengan rasa manis berlebihan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA